logo


Novel Baswedan & 74 Pegawai KPK Resmi Dinonaktifkan, Mantan Jubir KPK: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun

Keinginan menyingkirkan 75 pegawai KPK terbukti.

11 Mei 2021 20:23 WIB

Juru bicara KPK Febri Diansyah.
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan duka cita atas penonaktifan 75 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun,” respons @febridiansyah terhadap berita berjudul “Novel Baswedan dan 74 Pegawai KPK Resmi Dinonaktifkan”.

Febri mengaku sudah menyadari upaya penyingkiran pegawai KPK berintegritas sejak awal. Menurutnya, landasan hukum untuk menonaktifkan pegawai KPK terlalu lemah, bahkan terkesan dipaksakan.


Soal Kredibilitas TWK, Mantan Jubir KPK Ini Sebut Buzzer Sering Tidak Nyambung

“Keinginan menyingkirkan 75 Pegawai KPK terbukti. Tetap dipaksakan non-aktif sekalipun tak ada dasar hukum yang kuat. Apalagi putusan MK menegaskan peralihan status jadi ASN tidak boleh merugikan pegawai KPK,” ujarnya.

Seperti diketahui, penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos asesmen TWK yang menjadi syarat alih status pegawai menjadi ASN. Alhasil, Novel dan 74 pegawai lain yang gagal itu resmi dinonaktifkan oleh KPK.

Bawa Pesan Penting, OTT Bupati Nganjuk Buktikan Pegawai KPK Amanah Meski Terancam Didepak

Halaman: 
Penulis : Iskandar