logo


Solusi Punya Hunian Pribadi, Jalankan 5 Tips Ini untuk Peroleh KPR Murah

Tips berikut bisa kamu lakukan agar dapat KPR murah.

11 Mei 2021 18:15 WIB

Rumah khusus bagi masyarakat, pegawai pemerintah serta anggota TNI/ Polri yang bertugas di daerah perbatasan.
Rumah khusus bagi masyarakat, pegawai pemerintah serta anggota TNI/ Polri yang bertugas di daerah perbatasan. Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Fasilitas KPR atau kredit pemilikan rumah sudah lama menjadi alternatif yang dipilih masyarakat untuk bisa mewujudkan impian memiliki hunian pribadi. Alih-alih menabung dalam waktu lama dan membeli rumah secara tunai, layanan KPR ini memudahkan nasabahnya untuk mencicil pembelian rumah dan bisa meninggalinya sekaligus.

Namun, yang menjadi alasan utama mengapa KPR ini seringkali dijadikan sebagai solusi untuk membeli rumah karena harga jual dari properti tersebut sangatlah mahal dan tak mampu dijangkau oleh mayoritas kalangan masyarakat. Selain itu, harga rumah yang selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya membuat pembelian secara tunai serasa mustahil

Berdasarkan data, pembelian rumah dalam negeri mayoritas dilakukan dengan KPR. Lebih tepatnya, sekitar 70% pembelian hunian di Indonesia menggunakan sistem kredit tersebut. Inilah mengapa fasilitas KPR murah amat dibutuhkan oleh masyarakat agar lebih mampu menjangkau pembelian kebutuhan mendasar manusia tersebut.


4 Tips untuk Membuat Dekorasi Rumah Terasa lebih Cerah dan Menarik

KPR sendiri sebenarnya bisa diajukan dengan menyesuaikan beban cicilannya dengan kemampuan bayar nasabahnya. Namun, meski begitu, pengajuan KPR tetap harus dilakukan dengan bijak dan penuh pertimbangan karena tenor pelunasannya yang panjang memiliki risiko cukup besar bagi keuangan. Nah, bagi Anda yang berencana untuk mengajukan kredit pemilikan rumah tersebut dalam waktu dekat ini, simak 5 tips ini untuk dapatkan KPR murah.

1. Jangan Langsung Tergoda Rayuan KPR Berbunga Rendah

Tak jarang fasilitas KPR ditawarkan dengan promo bunga terjangkau. Sebelum langsung terlena dengan iming-iming tersebut, cari tahu dulu seluk beluk layanan KPR tersebut dan mengenai jenis bunganya kepada pihak bank yang bersangkutan. Pasalnya, terdapat dua jenis suku bunga yang biasanya diaplikasikan pada sistem KPR, yakni bunga tetap dan bunga mengambang.

Masing-masing jenis bunga tersebut tentu memiliki cara penghitungan yang berbeda dan mempengaruhi beban cicilan KPR secara signifikan. Untuk KPR dengan bunga tetap, tingkat bunganya telah ditetapkan sejak awal dan tak akan berubah. Sedangkan untuk bunga mengambang, tingkat bunganya bersifat fluktuatif selaras dengan suku bunga acuan di Bank Indonesia.

Pada bunga mengambang, pihak bank umumnya akan memberikan tingkat bunga terjangkau pada awal cicilan KPR. Namun, seiring berjalannya waktu, tingkat bunga tersebut dapat ditingkatkan dan tak menjamin cicilan KPR semurah yang dikira sebelumnya. Oleh karena itu, agar hal tersebut tidak terjadi pada Anda, pahami dulu sistem bunga yang ditetapkan oleh pihak bank sebelum mengajukan KPR.

Misalnya, ketika Anda ingin mengajukan KPR BTN, perhatikan simulasi suku bunga dan tenor yang dipilih supaya perkiraan biaya bisa lebih mudah diproyeksikan. Begitu juga dengan produk KPR dari bank lainnya.

2. Cari Tahu Fasilitas Publik dan Kemudahan Akses di Lingkungan Sekitar Rumah

Membeli rumah bukanlah hal yang sepele bagi kebanyakan orang. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang mungkin hanya mampu membeli rumah sekali seumur hidupnya. Oleh karena itu, pastikan pembelian rumah Anda lakukan dengan pertimbangan yang matang dalam seluruh aspeknya, tak terkecuali fasilitas publik dan akses transportasi di lingkungan sekitar hunian.

Pastikan tempat tinggal Anda tak terlalu jauh dari tempat publik, seperti, pasar, mall, ataupun rumah sakit. Selain itu, cek apakah kendaraan roda empat dapat masuk ke area rumah Anda dengan mudah dan dengan kondisi jalan yang baik.

Meski begitu, tetap pahami jika hunian di lokasi strategis pasti akan dibanderol dengan harga yang lebih tinggi. Jadi, tetap sesuaikan harga rumah yang akan dibeli dengan budget dan kemampuan bayar, ya.

3. Manfaatkan Fasilitas Simulasi KPR

Mayoritas penyedia KPR pasti memiliki fasilitas simulasi kredit yang dapat memudahkan calon nasabah dalam mendapatkan gambaran mengenai aktivitas pelunasan cicilan nantinya. Tergantung dari harga rumah, tenor pelunasan, dan tingkat bunga yang dibebankan, Anda dapat mengetahui nominal cicilan KPR melalui fasilitas simulasi kredit ini.

Untuk bisa mendapatkan cicilan KPR yang terjangkau, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk memilih tenor pelunasan paling panjang. Namun, hal ini seringkali membuat tingkat bunga yang dibebankan menjadi lebih tinggi dan membengkakkan harga pembelian rumah. Agar lebih ideal, sesuaikan cicilan KPR dengan kondisi keuangan dan pastikan besarannya tak melebihi 30 persen dari penghasilan bulanan Anda.

4. Hanya Ajukan KPR pada Developer Terpercaya

Pengajuan KPR amat dipengaruhi oleh reputasi pengembang atau developer. Semakin terpercaya developernya, semakin besar pula potensi pengajuan KPR diterima oleh pihak bank. Selain itu, ada pula developer perumahan yang telah menjalin kerja sama dengan bank dalam menawarkan skema KPR ini kepada masyarakat.

Kredibilitas pengembang ini dapat ditelusuri melalui sejumlah proyek properti yang telah berhasil dibangun dan pengecekan pada kelengkapan dokumen legalitas. Agar terhindar dari risiko penipuan, hindari membayar DP pembelian rumah sebelum pengajuan KPR mendapat persetujuan dari pihak bank. Cermati pula kontrak atau perjanjian apabila developer mengajukan biaya booking fee guna menghindari risiko kehilangan uang.

5. Persiapkan Uang Muka Pembelian Rumah dari Jauh-Jauh Hari

Pengajuan KPR tidak akan bisa berlanjut jika nasabah tak mampu membayar uang muka pembelian rumah. DP rumah biasanya sebesar 20 hingga 30 persen dari harga jual rumah. Nominalnya yang lumayan besar tersebut mengharuskan Anda untuk menyiapkan dana pembayarannya dari jauh-jauh hari agar pengajuan KPR dapat berlangsung dengan lancar.

Belum lagi berbagai keperluan lain, seperti, pajak pembelian rumah, survey lokasi, dan sebagainya yang mungkin bisa menguras isi kantong lebih dalam lagi. Perlu dipahami jika DP besar mampu meringankan cicilan KPR. Nah, gunakan kesempatan tersebut untuk mendapatkan fasilitas kredit rumah yang lebih terjangkau.

Sudah Siap Merealisasikan Impian Miliki Hunian Pribadi?

Itulah beberapa tips membeli rumah dengan fasilitas KPR agar cicilannya lebih terjangkau. Memiliki rumah sendiri merupakan impian banyak orang yang sebenarnya menjadi kebutuhan paling mendasar bagi manusia. Jika memang sudah waktunya untuk memiliki hunian pribadi dan secara finansial terbilang siap, segera ajukan KPR ini dengan mempertimbangkan tips-tips di atas.

Lakukan Hal Ini, Kecoa Tak Akan Datang Lagi

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×