logo


Tengku Zulkarnain Meninggal, Yusril: Terlalu Cepat Sahabat Saya Ini Pergi

Yusril mengaku terakhir bertemu dengan Tengku Zul di kantornya saat menjelang Pilkada 2020

11 Mei 2021 11:02 WIB

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ustaz Tengku Zulkarnain.

"Duka cita yang mendalam di hati saya atas wafatnya Tengku Zulkarnain sore ini (10/5/2021). Rasanya terlalu cepat sahabat dan saudara saya ini pergi. Tetapi jika Allah telah memanggilnya, tak seorang pun dapat menunda atau mempercepatnya," kata Yusril seperti dilihat di akun Twitternya, Selasa (11/5).

Yusril mengatakan bahwa Tengku Zul adalah orang yang teguh pendirian. Meski begitu, Tengku Zul adalah orang yang selalu mendengarkan saran dan pendapat orang lain.


Tengku Zul Meninggal karena Covid-19, Begini Reaksi Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean

"Saya menganggap Tengku Zul sudah seperti adik, menandakan begitu baiknya komunikasi di antara kami. Dia adalah seorang yang teguh pendirian dan terkadang terkesan keras. Tetapi dia orang baik yang tulus dan mau mendengarkan saran dan pendapat orang lain," jelasnya.

Yusril mengaku terakhir bertemu dengan Tengku Zul di kantornya saat menjelang Pilkada 2020. Akibat pandemi Covid-19, keduanya jarang bertemu.

"Saya terakhir bertemu Tengku Zul ketika dia datang ke kantor saya menjelang Pilkada 2020. Pandemi akhirnya menjadi penghalang bagi kami untuk bertemu secara langsung. Sore ini, habis berbuka puasa saya mendapat kabar, Tengku Zul sudah berpulang untuk selamanya," ungkapnya.

"Saya tidak mendapat kabar Tengku Zul terserang Covid-19 dan dirawat di Pekanbaru hingga akhir hayatnya. Saya berdoa ke hadirat Allah SWT semoga segala amal kebajikannya diterima dan diampuni segala kekhilafannya. Saya bersaksi, Tengku Zul orang yang baik. Allahummaghfirlahu," pungkasnya.

Meski Beda Pandangan Politik, Ngabalin Berduka Ustaz Tengku Zul Meninggal: Dia Mitra Sejati Diskusi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata