logo


Singgung Tak Ada Bantuan Hukum Saat Dicekal di Arab Saudi, Rizieq Shihab: Nama Saya Malah Hilang

Riziq bercerita bahwa namanya sempat hilang dari manifes calon penumpang pesawat dari Arab Saudi ke Indonesia

11 Mei 2021 08:00 WIB

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab melayangkan protes terhadap pemerintah Indonesia. Pasalnya, ia mengklaim tidak mendapat bantuan hukum saat dicekal oleh pemerintah Arab Saudi beberapa waktu silam.

"1 tahun saya tinggal, 2,5 tahun dicekal. Ada Warga Negara Indonesia dicekal Saudi tanpa sebab yang jelas. Seharusnya pemerintah Indonesia memberikan bantuan hukum, ini bukan bantuan hukum," kata Rizieq dalam sidang lanjutan kasus kerumunan Megamendung di Pengadilan Negeri, Jakarta Timur, Senin (10/5/2021).

Rizieq mengaku heran dengan sikap pemerintah saat mengetahui rencana kepulangannya ke Indonesia. Pemerintah, kata Rizieq, justru mengeluarkan pernyataan yang tidak proporsional.


Rizieq Shihab Ajukan Penangguhan Penahanan, Kuasa Hukum: Alasan Akan Idul Fitri

"Mereka intinya katakan 'nggak mungkin Rizieq pulang, tak mungkin karena cekal nggak bisa dicabut'. Sampai Dubes Saudi juga mengatakan serupa. Saya merasa aneh," ujarnya.

"Begitu si Warga Negara dapat kesempatan pulang, ini justru pemerintah yang koar-koar, Itulah yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat," sambung Rizieq.

Riziq juga bercerita bahwa namanya sempat hilang dari manifes calon penumpang pesawat dari Arab Saudi ke Indonesia. Ia menduga ada buzzer yang melakukan sesuatu hingga namanya hilang dari manifes tersebut.

"Kendala datang lagi, 3 hari sebelum saya pulang. Ada hacker-hacker dan buzzer dari Indonesia entah dikendalikan siapa, mereka masuk ke sistem database Saudi Arabia Airlines," kata Rizieq.

Namun setelah diurus di pihak maskapai Arab Saudi, namanya pun kembali muncul di manifes calon penumpang.

"Baru pertama kali terjadi ada penumpang di-hack namanya hilang dari komputer. Nah setelah itu nama saya dikembalikan di komputer, artinya ini kendala. Ada pihak tertentu, saya tidak tahu itu siapa ingin membatalkan saya pulang," tuturnya.

Kesaksian Slamet PA 212: Habib Rizieq Sangat Mendukung Program Penanganan Covid-19 dari Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×