logo


Tegaskan Label Teroris Hanya untuk KKB, Polri: Masyarakat Papua Jangan Baper

Paulus mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan kajian terhadap kelompok-kelompok yang diduga sebagai teroris

11 Mei 2021 05:30 WIB

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Paulus Waterpauw menegaskan bahwa label teroris yang diberikan pemerintah tidak berlaku luas untuk masyarakat Papua, namun hanya ditujukan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Mereka ini bukan seluruh warga masyarakat Papua. Mereka hanya sekelompok, makanya kenapa disebut KKB yang kemudian sekarang dilabelkan sebagai teroris," kata Paulus dalam diskusi di Jakarta, Senin (10/5).

"Tidak seluruh masyarakat. Jadi jangan kita baper, bahwa sekarang di stigma sebagai kelompok teroris. Tidak. Itu kelompok saja. Ada empat atau lima," imbuuhnya.


Usai Teroris KKB Serang Mapolsek Ilaga, Polri: Aparat Keamanan Terus Disiagakan

Paulus mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah melakukan kajian terhadap kelompok-kelompok yang diduga sebagai teroris. Ia menyebut Densus 88 nantinya akan dkerahkan untuk melacak dan memutus aliran dana terhadap kelompok-kelompok teroris.

"Siapa yang menyokong mereka, siapa yang mendanai mereka, ini yang menariknya di sini. Itu ada ruang yang bisa dimasuki oleh teman-teman Densus 88 untuk menangani ini semua," tuturnya.

Isu Separatisme di Papua Terus Bergulir, Polri: LSM Ikut Manas-manasi Situasi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×