logo


Isu Separatisme di Papua Terus Bergulir, Polri: LSM Ikut Manas-manasi Situasi

Waterpauw mengatakan ada keterlibatan pihak-pihak lain yang terus mendorong berbagai isu

11 Mei 2021 05:00 WIB

Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw.
Kapolda Papua, Irjen Polisi Paulus Waterpauw. kabarpapua.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri, Komisaris Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan bahwa isu separatisme di Papua terus bergulir. Apalagi, banyak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang turut memanasi-manasi situasi,

"Saya mau bahas non-state actor ini, itu kebanyakan keterlibatan NGO-NGO, atau LSM-LSM yang hadir di sini, ikut memanas-manasi situasi di Papua ini," kata Waterpauw dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Tidak hanya LSM, Waterpauw mengatakan ada keterlibatan pihak-pihak lain yang terus mendorong berbagai isu. Meski tidak menjelaskann secara detail LSM yang dimaksud, ia menyebut salah satu isu yang juga sering didengungkan adalah pelanggaran HAM di Papua.


Baru Saja Terjadi Kontak Tembak TNI-Polri dengan KKB, Kota Ilaga Kian Memanas

Lebih lanjut, ia bercerita pernah mengumpulkan sejumlah tokoh untuk mendiskuskan terkait pelanggaran HAM di Papua. Namun sayangnya, tidak ada pembahasan mengenai hal tersebut.

"Memang agak sulit bagi NGO, bagi LSM, pemerhati HAM bila bicara tentang fakta hukum," ujarnya.

Ketegangan di Papua meninggi usai Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) setempat, Brigjen Putu Dani, tewas ditembak KKB beberapa waktu lalu.

KKB itu sendiri telah ditetapkan sebagai organisasi teroris setelah melancarkan sejumlah serangan hingga menewaskan warga sipil.

TNI dan Polri lantas dikerahkan. TNI kini sudah menyiapkan Pasukan Setan sebanyak 400 personel. Baku tembak pun terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Usai Teroris KKB Serang Mapolsek Ilaga, Polri: Aparat Keamanan Terus Disiagakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×