logo


Soal Kredibilitas TWK, Mantan Jubir KPK Ini Sebut Buzzer Sering Tidak Nyambung

Isu yang dimaksud antara lain, mantan pegawai KPK yang ngotot mengurusi KPK & perbandingan 75 dengan 1200an pegawai KPK yang lolos tes.

10 Mei 2021 17:06 WIB

Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah
Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah menyinggung kiprah buzzer terkait persoalan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diberlakukan pada pegawai KPK. Menurutnya, isu yang dilemparkan para buzzer kerap tidak nyambung.

Ada satu isu dari buzzer yang dianggap lucu oleh Febri, yakni mantan pegawai KPK yang ngotot mengurusi KPK.

“Jangan lupa, KPK itu milik masyarakat Indonesia. Tentu yang ingin korupsi diberantas. Karena itu harus dijaga,” tegasnya melalui akun Twitter @febridiansyah, dikutip Senin (10/5).


Pegawai KPK Terancam Dicopot Saat Tangani Kasus Besar, Haikal Hassan: Masih Ada yang Peduli?

Selain itu, Febri juga menangkap isu lain yang sering digaungkan buzzer, yaitu membandingkan 75 dengan 1200an pegawai KPK yang lolos tes. “Harapannya mungkin untuk mengadu domba internal KPK.”

Padahal, kata Febri, poin utamanya adalah mempertanyakan kredibilitas TWK dengan segala pertanyaan yang kontroversial.

Febri menambahkan, masih banyak isu yang tidak nyambung terkait TWK sebagai upaya menyingkirkan pegawai KPK berintegritas. Dia menduga hal itu dilakukan untuk membiaskan konsentrasi publik.

“Padahal poin utamanya kredibilitas tes wawasan kebangsaan yang tidak terjelaskan secara memadai dan risiko penyingkiran 75 pegawai KPK. Dan tentu ada cap KADRUN, TALIBAN & RADIKAL,” tandasnya.

Heran Pegawai KPK Tak Lolos TWK Dibela, Ferdinand Hutahaean: Ternyata Radikalisme Sudah Merasuki Setiap Lini Kehidupan

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×