logo


Heran Pegawai KPK Tak Lolos TWK Dibela, Ferdinand Hutahaean: Ternyata Radikalisme Sudah Merasuki Setiap Lini Kehidupan

Ferdinand menyebut TWK merupakan salah satu upaya untuk memperkuat KPK.

10 Mei 2021 16:45 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyesalkan pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) terus dibela oleh sejumlah pihak. Padahal, menurutnya, TWK merupakan salah satu upaya untuk memperkuat lembaga antirasuah itu.

“Inilah faktanya, orang-orang tak berwawasan kebangsaan dibela dengan narasi memojokkan pemerintah, seolah @KPK_RI dikerdilkan, padahal TWK ini untuk memperkuat KPK itu sendiri,” tulisnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Senin (10/5).

Eks politisi Partai Demokrat itu lantas mengaitkan fenomena tersebut dengan isu radikalisme. Dia mengaku prihatin terhadap bangsa Indonesia karena radikalisme sudah memasuki semua sisi kehidupan.


PDIP Sebut Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK Bukan Kader Pengurus Partai

“Saya prihatin dengan bangsa ini, ternyata radikalisme telah merasuki setiap lini kehidupan,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan juru bicara KPK Febri Diansyah menyebut para buzzer sedang menggaungkan sejumlah isu untuk mendukung upaya penyingkiran pegawai KPK berintegritas.

Isu yang dicetuskan antara lain eks pegawai KPK yang terlalu vokal dan perbandingan 75 orang yang tak lolos TWK dengan 1200an orang yang lolos.

“Ada banyak isu lagi. Dan seperti biasa, dibuat ga nyambung. Mungkin biar konsentrasi jadi bias.. Padahal poin utamanya kredibilitas tes wawasan kebangsaan yang tidak terjelaskan secara memadai dan risiko penyingkiran 75 pegawai KPK. Dan tentu ada Cap KADRUN, TALIBAN & RADIKAL,” ujarnya di akun Twitter @febridiansyah.

Pegawai KPK Terancam Dicopot Saat Tangani Kasus Besar, Haikal Hassan: Masih Ada yang Peduli?

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×