logo


Pegawai KPK Terancam Dicopot Saat Tangani Kasus Besar, Haikal Hassan: Masih Ada yang Peduli?

Haikal menyentil lewat opsi pembubaran lembaga antirasuah itu.

10 Mei 2021 15:30 WIB

Ustadz Haikal Hasan
Ustadz Haikal Hasan youtube.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekjen HRS Center, Haikal Hassan Baras menyesalkan upaya menyingkirkan pegawai KPK berintegritas melalui tes wawasan kebangsaan. Padahal, menurut dia, pegawai yang diduga tak lolos sedang menangani kasus korupsi besar.

“Pegawai KPK yang sedang tangani Harun Masiku, korupsi Bansos, yang menyeret 2 menteri di kabinet koalisi ini tidak lulus wawasan kebangsaan,” tulisnya di akun Twitter @haikal_hassan, dikutip Senin (10/5).

Penceramah yang karib disapa Babe Haikal itu berharap masih ada pihak yang peduli dengan KPK. Dia pun menyentil lewat opsi pembubaran lembaga antirasuah itu.


OTT Bupati Nganjuk Dilakukan Penyidik yang Tak Lolos Tes ASN KPK, Eks Jubir: Hormat

“Maaf, saya harus bertanya, masih adakan yang peduli KPK ini? Atau bubarkan saja sekalian?,” tandasnya.

Seperti diketahui, ada 75 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Sejumlah nama kepala satuan tugas (kasatgas) juga termasuk di dalamnya.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti-Korupsi KPK, Giri Supradiono mengatakan, ada 9 kasatgas KPK yang tak lolos TWK untuk proses peralihan status menjadi ASN.

“Hampir semua kasatgas yang berasal dari KPK, 7 kasatgas penyidikan dan 2 kasatgas di penyelidikan juga bagian dari 75 itu tadi,” kata Giri dalam diskusi daring Polemik MNC Trijaya bertajuk ‘Dramaturgi KPK’, Sabtu (8/5).

Giri merupakan salah satu pegawai yang tak lolos TWK itu. Selain itu, ada nama penyidik Novel Baswedan, penyidik Ambarita Damanik, penyelidik Riswin.

Lalu, ada Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI), Sujanarko, Kepala Bagian Perancangan dan Produk Hukum KPK, Rasamala Aritonang, serta Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi, Herry Muryanto.

Menurut Giri, banyak pegawai yang tidak lolos tes sedang menangani sejumlah kasus korupsi, seperti korupsi bantuan sosial (bansos) dan korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Beberapa penyidik sebetulnya sedang menangani kasus-kasus yang besar," terang dia.

Dia mencontohkan penyidik Andre Nainggolan yang tengah menangani kasus korupsi terkait bansos. Sementara itu, Novel Baswedan sedang menangani kasus korupsi di KKP.

PDIP Sebut Bupati Nganjuk yang Kena OTT KPK Bukan Kader Pengurus Partai

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×