logo


PKS: PBB Harus Segera Bertindak Hentikan Kekerasan Israel terhadap Warga Palestina

Setidaknya ada 200 warga Palestina dan 17 polisi Israel mengalami luka-luka akibat bentrokan.

10 Mei 2021 13:11 WIB

Masjidil Aqsa
Masjidil Aqsa Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Bentrokan antara warga Palestina dengan polisi Israel kembali terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada Jumat malam, (7/5/2021).

Setidaknya ada 200 warga Palestina dan 17 polisi Israel mengalami luka-luka akibat bentrokan.

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menegaskan bahwq tindakan aparat Israel tersebut adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata.


Kecam Penyerangan di Masjidil Aqsa, LaNyalla: PBB Harus Ambil Tindakan Konkret dan Tegas kepada Israel

"Saya melihat video yang beredar, aparat Israel melempar granat kejut ke arah kerumunan yang terdapat anak-anak dan perempuan. Ini jelas pelanggaran yang terang-terangan terhadap hak asasi manusia, ini bentuk teror yang keji. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera bertindak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Palestina,” ujar Sukamta di Jakarta, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, tindakan provokasi secara sengaja telah dilakukan aparat Israel sejak awal Ramadan dengan menerobos dan memutus kabel pengeras suara Masjid. Kemudian disusul pembiaran aparat terhadap rangkaian penyerangan kelompok ultra kanan ke warga palestina.

"Jika melihat rangkaian kekerasan yang terjadi, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Yerusalem Timur. Penggusuran rumah-rumah warga Palestina terus terjadi, juga penyerangan terhadap warga sipil di tempat ibadah,” tuturnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS ini berharap Pemerintah Indonesia, dimana Republik Indonesia menjadi anggota Komisi HAM PBB terus proaktif dapat mendorong komunitas internasional melakukan upaya menghentikan kekerasan Israel dan mendorong ada perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa.

"Kompleks Masjid Al-Aqsa punya status hukum yang jelas dan dilindungi. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran oleh pihak Israel berlanjut. Masjid Al-Aqsa ada salah satu situs suci ummat Islam, tindakan provokasi terhadapnya bisa memicu kemarahan ummat Islam sedunia,” kata dia.

Lebih lanjut Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS ini meminta Pemerintah Indonesia terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina dan memberikan bantuan kemanusiaan yang diperlukan rakyat Palestina.

"Selama masih dalam kondisi terjajah, rakyat Palestina akan selalu hidup dalam kesengsaraan. Kemerdekaan akan jadi solusi permanen bagi rakyat Palestina. Pemerintah Indonesia perlu terus mendorong perwujudan agenda ini dalam forum-forum internasional,” tukasnya.

Liga Arab Gelar Pertemuan Luar Biasa untuk Bahas soal Bentrokan di Masjid Al Aqsa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×