logo


Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Kecam Tindakan Israel Mengusur Pemukiman Warga Palestina

Otoritas Arab Saudi dan Uni Emirat Arab menentang tindakan otoritas Israel mengusir puluhan warga Palestina dari rumahnya di Jerusalem Timur dan menjadikan wilayah tersebut sebagai pemukiman Yahudi

9 Mei 2021 08:30 WIB

Warga Palestina bentrok dengan petugas keamanan Israel di Tepi Barat menyusul tindakan otoritas Israel menggusur pemukiman warga Palestina di Jerusalem Timur
Warga Palestina bentrok dengan petugas keamanan Israel di Tepi Barat menyusul tindakan otoritas Israel menggusur pemukiman warga Palestina di Jerusalem Timur The Times of Israel

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada Sabtu (8/5) melayangkan kecaman terhadap rencana Israel menggusur warga Palestina yang tinggal di Jerusalem Timur dan membangun pemukiman Yahudi di bekas pemukiman warga Palestina tersebut.

Sementara itu, pasukan keamanan Israel terlibat bentrokan dengan warga Palestina yang tidak terima dengan penggusuran tersebut di sekitar Masjid Al Aqsa dan sejumlah kawasan di sekitar Jerusalem Timur pada Jumat malam. Lebih dari 200 warga Palestina dan 17 petugas keamanan Israel terluka dalam insiden tersebut.

"Saudi Arabia menentang rencana dan kebijakan Israel untuk mengusir puluhan warga Paletina dari rumah mereka di Jerusalem dan menyatakan wilayah tersebut sebagai wilayah kekuasaan Israel," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang dirilis oleh Al Arabiya.


Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintahan Rival ke dalam Daftar Kelompok Teroris

Kecaman juga dilayangkan oleh Uni Emirat Arab yang sudah membangun hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2020 lalu. Dalam sebuah pernyataan tertulis, Menteri Luar Negeri UAE Khalifa al Marar mendesak otoritas Israel untuk meredakan ketegangan.

"Otoritas Israel perlu bertanggung jawab, sesuai dengan hukum internasional, untuk menyediakan perlindungan yang diperlukan oleh warga Palestina untuk menjalankan ibadah keagamaan, dan mencegah praktek-praktek yang merusak kesucian Masjid Al Aqsa," demikian pernyataan al Marar, dikutip Reuters.

Irlandia Ijinkan Pendatang dari Austria dan Italia Masuk Tanpa Karantina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×