logo


China Ingin Bangun Pangkalan Militer di Afrika

Komandan pasukan AS untuk wilayah Afrika mengatakan bahwa China saat ini tengah mencari lokasi yang tepat untuk membangun pangkalan militer di kawasan tersebut yang langsung berbatasan dengan Samudera Atlantik

9 Mei 2021 04:11 WIB

Angkatan Laut China
Angkatan Laut China Xinhua

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komandan pasukan AS untuk wilayah Afrika, Jenderal Stephen Townsend, mengatakan bahwa China saat ini sudah melakukan kontak dengan sejumlah negara di kawasan terkait rencana pembangunan fasilitas militer yang dapat menampung beberapa kapal induk dan kapal selam yang mereka miliki.

"Mereka (China) tengah mencari sebuah tempat dimana mereka dapat mempersenjatai dan memperbaiki kapal perangnya. Hal itu secara militer sangat diperlukan untuk menghadapi konflik," kata Townsend dalam sebuah wawancara dengan Associated Press.

Ia juga mengatakan bahwa China sebelumnya sudah membangun basis militer di Djibouti yang terletak di Afrika Timur pada 2016 lalu dan menugaskan sekitar dua ribu personil militernya di sana. Kini, lanjutnya, China tengah berupaya mencari lokasi yang tepat untuk pangkalan militernya di wilayah Afrika Utara atau Afrika Barat yang berbatasan langsung dengan Samudera Atlantik.


China Desak Negara PBB Tak Hadiri Acara Xinjiang yang Diprakarsai Jerman, Inggris dan AS

“Proyek pelabuhan, upaya ekonomi, infrastruktur dan perjanjian serta kontraknya akan mengarah pada akses yang lebih besar di masa depan. Mereka melindungi taruhan mereka dan membuat taruhan besar di Afrika,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa hubungan bilateral Washington-Beijing saat ini semakin rumit di semua level.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS baru-baru ini, Blinken mengatakan bahwa para pemimpin China berniat menjadikan China sebagai negara yang mendominasi dunia. Ia juga mengklaim jika Beijing dalam beberapa tahun terakhir ini memiliki kebijakan luar negeri yang lebih agresif.

 

Uni Eropa Minta AS dan Negara Lain Ekspor Vaksin Covid-19 ke Negara yang Memerlukan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia