logo


Uni Eropa Minta AS dan Negara Lain Ekspor Vaksin Covid-19 ke Negara yang Memerlukan

Ursula von der Leyen mengatakan bahwa pendistribusian vaksin Covid-19 yang merata di seluruh dunia dapat segera mengakhiri situasi pandemi.

8 Mei 2021 13:15 WIB

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen
Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Komisi Uni Eropa pada Jumat (7/5) meminta Amerika Serikat dan sejumlah produsen vaksin Covid-19 untuk mengekspor vaksin yang mereka buat seperti yang dilakukan oleh Uni Eropa.

"Kita perlu vaksin sekarang juga bagi seluruh dunia," ujar Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, dikutip Reuters.

"Uni Eropa adalah satu-satunya benua atau kawasan demokratik di bumi yang mengekspor (vaksin) dalam skala besar," tambahnya.


PBB Kecam Tindak Penggusuran yang Dilakukan oleh Israel terhadap Warga Palestina di Jerusalem Timur

Ia mengatakan bahwa lima puluh persen vaksin yang ada adalah vaksin yang dibuat di Eropa dan sudah diekspor ke hampir 90 negara, termasuk negara-negara yang masuk dalam daftar penerima vaksin melalui program COVAX WHO.

"Dan kami mengundang semua pihak...untuk bergabung bersama kami untuk berjanji akan bersedia mengekspor vaksin Covid-19 dalam skala besar yang selama ini diproduksi di kawasan masing-masing," lanjutnya.

Menurutnya, mencabut pemblokiran ekspor vaksin dan membantu pendistribusian vaksin Covid-19 secara merata sangat penting dilakukan untuk mengakhir situasi pandemi Covid-19 dengan cepat.

"Jadi apa yang perlu dalam jangka pendek dan menengah adalah: Pertama-tama berbagi vaksin. Kedua ekspor vaksin yang sedang diproduksi. Dan ketiga, investasi peningkatan kapasitas produksi vaksin," tukasnya.

 

China Desak Negara PBB Tak Hadiri Acara Xinjiang yang Diprakarsai Jerman, Inggris dan AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×