logo


China Desak Negara PBB Tak Hadiri Acara Xinjiang yang Diprakarsai Jerman, Inggris dan AS

Perwakilan China untuk PBB menyebut jika acara tersebut saran dengan muatan politik

8 Mei 2021 12:45 WIB

Fasilitas kamp yang diyakini sebagai tempat penahanan muslim Uighur dan kelompok etnis minoritas di Xinjiang, China
Fasilitas kamp yang diyakini sebagai tempat penahanan muslim Uighur dan kelompok etnis minoritas di Xinjiang, China Al Jazeera

JAKARTA, JITUNEWS.COM - China mendesak negara-negara anggota PBB untuk tidak menghadiri acara yang digelar oleh pemerintah Jerman, Inggris dan Amerika Serikat terkait tindak penindasan yang dialami oleh muslim Uighur dan kelompok minorotas lain di Xinjiang.

"Ini adalah event yang sarat muatan politik," kata perwakilan China untuk PBB, dikutip Reuters.

"Kami meminta perwakilan (negara) anda untuk tidak berpartisipasi dalam event anti-China ini...Mereka terobsesi melakukan tindakan provokatif yang memicu konfrontasi dengan China," tambahnya.


Ledakan Varian Covid-19 India Mengancam Seluruh Dunia

Sementara itu, tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk membahas mengenai bagaimana upaya PBB beserta negara anggota dan masyarakat sipil dapat membantu dan mendukung hak asasi manusia kelompok minoritas di Xinjinag.

Negara-negara barat dan kelompok pembela HAM selama ini menuding otoritas China telah melakukan penahanan dan penyiksaan terhadap kelompok etnis Uighur di kamp-kamp yang dibangun oleh China di wilayah Xinjiang. Mereka juga dituding telah melakukan sistem kerja paksa dan upaya genosida.

Sementara itu, pemerintah China berulang kali membantah tudingan tersebut dan mengatakan bahwa kamp-kamp tersebut dibangun sebagai balai latihan kerja dan bertujuan untuk melawan ideologi ekstrim.

"Beijing selama bertahun-tahun telah berupaya melakukan perundungan sehingga negara lain menutup mulut tapi strategi tersebut mengalami kegagalan, seiring dengan semakin banyaknya negata yang menyuarakan kekhawatiran dan rasa muak mereka terhadap tindak kejahatan yang dilakukan oleh China terhadap Uighur dan kelompok muslim Turki (di Xinjiang)," kata Direktur Pengawas HAM PBB Louis Charbonneau.

PBB Kecam Tindak Penggusuran yang Dilakukan oleh Israel terhadap Warga Palestina di Jerusalem Timur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×