logo


Materi Tes ASN Banjir Kritikan, Ini Penjelasan KPK

Tes alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) mendapatkan kritikan

7 Mei 2021 20:30 WIB

Juru Bicara KPK Ali Fikri
Juru Bicara KPK Ali Fikri jawapos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tes alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) mendapatkan kritikan karena materi pertanyaannya dianggap tidak relevan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa soal dan materi wawancara dalam tes disusun oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan lembaga terkait lainnya.

"Semua alat tes berupa soal dan materi wawancara disusun oleh BKN bersama lembaga-lembaga tersebut. Sebelum melaksanakan wawancara telah dilakukan penyamaan persepsi dengan pewawancara dari beberapa lembaga tersebut," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (7/5).


KPK Serahkan Nasib 75 Pegawai Gagal Tes ASN ke KemanPAN-RB, Tjahjo Kumolo: Kok Dikembalkan, Kan Sudah Selesai

"Dalam penyelenggaraan asesmen tes wawasan kebangsaan, Komisi Pemberantasan Korupsi bukan merupakan penyelenggara asesmen. Seperti dijelaskan sebelumnya, asesmen tes wawasan kebangsaan ini diselenggarakan oleh BKN," imbuhnya.

Pelaksanaan tes BKN melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS-TNI), Pusat Intelijen TNI Angkatan Darat (Pusintel TNI AD), Dinas Psikologi TNI Angkatan Darat (DISPSIAD), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Ali mengatakan bahwa pihaknya menerima masukan dari publik yang mempertanyakan relevansi materi dalam tes.

"Kami juga menerima masukan dari publik yang mempertanyakan relevansi beberapa materi dalam wawancara yang tidak berhubungan dengan tupoksi KPK dan ini menurut kami bisa menjadi masukan bagi penyelenggara asesmen. Kami menggarisbawahi bahwa asesmen tes tertulis dan wawancara ini difokuskan untuk mengukur penguatan integritas dan netralitas ASN," ujarnya.

Ali mengatakan bahwa kompetensi pegawai KPK sudah diuji sejak awal rekrutmen.

"Adapun mengenai aspek kompetensi, perlu kami tegaskan kembali, pegawai KPK pada saat rekrutmen awal sudah memenuhi persyaratan kompetensi dan integritas sehingga aspek ini tidak dilakukan tes kembali," ungkapnya.

Mantan Ketua KPK: Materi Tes Kebangsaan Pegawai KPK Sangat Kacau

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata