logo


PDIP Tuding Gubsu Edy Kekanak-kanakan, PKS Bela: Kan Gubernur Lebih Tinggi dari Wali Kota

PKS meminta Edy dan Bobby saling berkoordinasi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat

7 Mei 2021 13:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS, Rajuddin Sagala membela Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang diprotes oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution terkait lokasi karantina bagi WNI yangbrau datang dari laur negeri. Menurutnya, wajar Edy Rahmayadi geram dengan Bobby karena posisinya sebagai gubernur lebih tinggi daripada wali kota.

Rajuddin lantas meminta Edy dan Bobby saling berkoordinasi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Ia menilai keduanya lebih baik fokus bekerja daripada saling berdebat.

"Mereka itu manusia yang layak hidup di Kota Medan, bisa jadi mereka itu dari luar negeri pulang ke kotanya ke Medan, ke Sumut karena mereka rindu keluarga. Diberikanlah pelayanan kesehatan yang baik, kalau memang mereka itu perlu dikarantina, dikarantina di tempat yang pantas dan bagus sehingga mereka itu diperhatikan apalagi mereka itu membawa hasil dari luar negeri. Itu juga menambah kesejahteraan buat keluarganya yang ditemui di Sumut atau di Medan,"  kata Rajuddin seperti dilansir detikcom, Jumat (7/5/2021).


Berseteru dengan Gubsu Edy, Bobby Nasution Tegaskan Ingin Bantu Jaga Prokes

Ia juga membela Edy terakit tudingan yang dilontarkan oleh PDIP. Ia mengatakan PDIP tdak seharusnya menyebut Edy seperti kekanak-kanakan. Ia menyebut wajar sikap Edy tehadap Bobby karena gubernur lebih tinggi dari walikota.

"Ya bagaimana pun gubernur itu kan lebih tinggi dari wali kota. Tentu kalau ada yang kurang terhubung, ya selayaknya bupati atau walkot menanyakan kepada atasannya. Yaitu salah satunya gubernur. 'Kira-kira, apa yang perlu kami ikut terlibat untuk penanganan COVID itu kan'. Apalagi sudah ada SOP-nya dari Gugus Tugas, baik dari Gugus Tugas Nasional, kabupaten/kota sampai ke tingkat kecamatan maupun kelurahan," ujarnya.

"Jadi perlulah mereka duduk bersama, Gubsu dengan Wali Kota, bisa dengan utusannya, apa kira-kira perlu disiapkan untuk penanganan wabah ini supaya segera berakhir dan masyarakat tidak bertambah menjadi korban. Yang sudah dikarantina dikasih pelayanan yang baik, saya kira itu paling penting. Kalau debat ini yang ditonjolkan saya kira nanti jadi polemik yang kurang bagus di masyarakat," pungkasnya.

Gubsu Edy Dinilai Gagal sebagai Negarawan, PDIP: Yang Menonjol Justru Sikap Kekanak-kanakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×