logo


Polisikan Penyebar Video Gubernur Maluku Bentak Protokoler Istana, PDIP Sebut Video Tak Sesuai Fakta

Robert mengklaim bahwa Gubernur Maluku Murad Ismail tidak memarahi masyarakat sedikit pun

7 Mei 2021 12:58 WIB

PDIP polisikan penyebar video Gubernur Maluku marah-marah ke protokoler istana
PDIP polisikan penyebar video Gubernur Maluku marah-marah ke protokoler istana ist

AMBON, JITUNEWS.COM - Beredar luas di media sosial, sebuah video yang memperliatkan Gubernur Maluku Murad Ismail marah-marah dan membentak protokoler istana. DPP PDIP pun membela Murad dengan menyebut video tersebut tidak sesuai dengan faktta yang terjadi di lapangan.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDIP Maluku Robert Tutuhatunewa mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan pihak yang masih menyebarkan video tersebut ke aparat kepolisian.

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk jangan lagi meneruskan postingan itu. Sebab, terhitung setelah jumpa pers ini, dan ternyata ada masyarakat yang menurunkan postingan ini, pasti yang bersangkutan akan kami laporkan kepada pihak keamanan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, khususnya Undang-undang nomor 11 tahun 2019," kata Robert Tutuhatunewa dalam keterangan resminya di Ambon, Jumat (7/5/2021).


Pria yang Sebut Pengunjung Mal Bermasker Bodoh Disanksi Beri Makan ODGJ

Mesk demikian, ia mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum melaporkan ke polisi penyebar video tersebut. Pasalnya, akun yang memposting video tersebut tidaklah sedikit. Namun ia meminta agar polisi segera menyelidiki pengguna media sosial yang pertama kali menyebarkan video yang disebutnya diambil pada tahun 2019.

"Memang kami mengalami kesulitan untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian karena ternyata saya menghitung, dan kami semua dengan teman-teman (juga menghitung), akun yang memposting video tersebut kurang lebih 60 akun. Kami juga meminta aparat keamanan untuk bisa melakukan penelusuran atau penyidikan terhadap siapa sebenarnya yang pertama kali memposting vedio ini," ujarnya.

Robert mengklaim bahwa Gubernur Maluku Murad Ismail tidak memarahi masyarakat sedikitpun. Ia menjelaskan bahwa dalam video tersebut mobil Gubernur Maluku hendak mendekati mobil Presiden Joko Widodo saat kunjungan korban gempa di Maluku pada tahun 2019 yang lalu. Namun dilarang oleh pihak protokler istana.

"Bahwa oleh karena itu, tidak sedikit pun Gubernur Maluku memarahi masyarakat seperti diperlihatkan dalam video tersebut," tegasnya.

Gubsu Edy Dinilai Gagal sebagai Negarawan, PDIP: Yang Menonjol Justru Sikap Kekanak-kanakan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×