logo


ISIS Terbukti Lakukan Uji Coba Senjata Biologis terhadap Para Tahanannya di Irak

Tim investigasi PBB berhasil mengungkap dan mengamankan berbagai bukti adanya tindak kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh kelompok teroris ISIS di Irak

6 Mei 2021 19:15 WIB

Bendera ISIS
Bendera ISIS sputniknews

BAGHDAD, JITUNEWS.COM - Tim investigasi PBB di Irak mengenai ISIS, UNITAD telah menemukan bahwa militan ISIS telah melakukan uji coba senjata biologis terhadap para tahanan di Irak.

"Tindak kejahatan yang dilakukan oleh kelompok teroris tersebut terhadap etnis minoritas Yazidi di Irak utara sudah termasuk tindakan kejahatan perang dan genosida," demikian pernyataan UNITAD dilansir dari Sputniknews.

Militan ISIS juga disebut telah menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil antara tahun 2014 hingga 2016.


Menteri Luar Negeri Rusia Sebut Uni Eropa Terobsesi Jatuhkan Sanksi atas Moskow

Dewan Keamanan PBB sendiri sebenarnya sudah mengadopsi Resolusi 2379 pada bulan September 2017, yang dikeluarkan sebagai dasar penerjunan tim investigasi untuk mengadili kelompok ISIS atas tindakanya di Irak. Sementara UNITAD sendiri sejauh ini sudah berhasil mengamankan sejumlah bukti terkait tindakan kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan dan tindak genosida yang mungkin dilakukan oleh ISIS.

Pada Desember 2017, pemerintah Irak sudah menyatakan kemenangan mereka atas ISIS melalui sejumlah pertempuran selama lebih dari tiga tahun, dengan bantuan negara-negara lain.

Meski demikian, sel-sel ISIS diyakini masih bertahan di Irak dan terus melakukan serangan di sejumlah kawasan negara tersebut.

China Kecam G7 yang Dukung Taiwan Jadi Anggota WHO

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×