logo


China Kecam G7 yang Dukung Taiwan Jadi Anggota WHO

Juru bicara pemerintah China mengecam tindakan negara G7 mengkritik kebijakan China atas Taiwan dan menyebutnya sebagai bentuk intervensi urusan dalam negeri China

6 Mei 2021 18:15 WIB

Juru Bicara Pemerintah China Wang Wenbin
Juru Bicara Pemerintah China Wang Wenbin istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - China mengecam tindakan para menteri luar negeri negara-negara anggota G7 yang mendukung Taiwan dan menyebut Beijing sudah melakukan perundungan terhadap Taipei. Juru bicara pemerintah China menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap urusan dalam negeri China.

Sebelumnya, usai melakukan konferensi tingkat tinggi di LOndon, negara-negara G7 menyebut China telah bersalah atas sejumlah tindak pelanggaran HAM dan penggunaan kebijakan perekonomian mereka yang koersif, dimana hal tersebut membuat negara-negara G7 merasa perlu untuk menghentikannya.

Negara anggota G7 juga mengatakan bahwa mereka mendukung Taiwan untuk ikut bergabung menjadi anggota Badan Kesehatan Dunia dan mengaku khawatir dengan "tindakan sepihak yang dapat memicu ketegangan semakin meningkat di Selat Taiwan.


Ratusan LSM Internasional Desak PBB Jatuhkan Sanksi Embargo Senjata terhadap Militer Myanmar

Juru bicara Beijing, Wang Wenbin menyebut pernyataan G7 tersebut sebagai "tuduhan yang tidak berdasar" yang merupakan bentuk intervensi terhadap urusan dalam negeri China.

"Mereka seharusnya tidak meng-kritik dan mengintervensi (urusan) negara lain...yang merusak kerjasama anti-pandemi internasional yang saat ini menjadi prioritas tertinggi," kata Wang Wenbin, dikutip Reuters.

Seperti diketahui, China hingga saat ini menganggap Taiwan sebagai wilayah teritorialnya, sehingga mereka menentang semua bentuk diplomasi yang dilakukan oleh negara lain terhadap Taipei.

Sementara itu, pernyataan negara anggota G7 tersebut tentu saja mendapat sambutan baik dari pemerintah Taiwan.

"Taiwan akan memperdalam kerja sama dengan negara-negara anggota G7 dan akan terus berkontribusi dalam upaya kesehatan global...begitu juga dengan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik," kata juru bicara pemerintah Taiwan Xavier Chang.

Menteri Luar Negeri Rusia Sebut Uni Eropa Terobsesi Jatuhkan Sanksi atas Moskow

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×