logo


Hasil Penjualan Vaksin Pfizer Diperkirakan Tembus US$ 26 Miliar Tahun Ini

CEO Pfizer memperkirakan jika pendapatan yang berhasil diraup dari penjualan vaksin Covid-19 buatannya bakal mencapai USD 26 Miliar untuk tahun 2021 ini

6 Mei 2021 10:38 WIB

Vaksin Pfizer (Ilustrasi)
Vaksin Pfizer (Ilustrasi) istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun ini, CEO perusahaan farmasi Pfizer, Albert Bourla mengatakan bahwa perusahaannya berharap dapat meraup pendapatan hingga USD 26 miliar tahun ini dari hasil penjualan vaksin Covid-19 yang mereka produksi bersama perusahaan Jerman, BioNTech. Ia juga berharap proses manufaktur vaksin juga akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya, dimana perusahaan tersebut bersiap untuk memproduksi 3 miliar dosis vaksin di tahun 2022 mendatang.

"Berdasar atas apa yang telah kami lihat, kami meyakini jika ada permintaan yang berkelanjutan terhadap vaksin Covid-19 buatan kami, seperti yang terjadi pada vaksin flu," kata Bourla, dikutip Sputniknews.

"Harapan kami vaksin Pfizer-BioNTech akan terus memiliki dampak global dengan membantu membawa situasi pandemi yang sangat merusak ini menjadi terkendali dan membantu perekonomian di seluruh dunia, tidak hanya dibuka kembali, tapi tetap terus terbuka," tambahnya.


Penjualan Smartphone Global 2020 Turun, Hanya Apple dan Xiaomi yang Naik

Bourla mengatakan bahwa Pfizer sejauh ini sudah mencapai kesepakatan dengan sejumlah negara, seperti pengiriman 125 juta dosis ke Kanada pada 2022 dan 2023 dengan opsi tambahan 60 juta dosis pada tahun 2024

Meski jumlah total populasinya hanya 37,6 juta jiwa, Kanada sejauh ini sudah menghabiskan dana hingga lebih dari USD 1 miliar untuk membeli 180 juta vaksin Covid-19, termasuk sejumlah vaksin lain seperti Moderna, Johnson & Johnson dan AstraZeneca.

Selain Kanada, Bourla mengatakan bahwa Inggris juga sudah menandatangai kesepakatan pembelian vaksin Pfizer sebanyak 60 juta dosis lagi di tahun 2021 ini, dan Israel dengan opsi pengiriman hingga beberapa juta dosis untuk mencapai target mereka mem-vaksinasi seluruh warganya.

 

Ambil Alih Posisi Huawei, Apple Jadi Produsen Smartphone Terlaris Kedua Tahun 2020

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×