logo


Novel Baswedan Disinyalir Dipecat dari KPK, Politisi Demokrat: Presiden Jokowi Langgar Revolusi Mental

Pemberedelan KPK tak sesuai dengan ideologi politik yang digagas Jokowi.

6 Mei 2021 04:30 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi Partai Demokrat Benny K Harman ikut berkomentar soal kabar pemecatan sejumlah pegawai KPK, termasuk penyidik senior Novel Baswedan.

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu mempertanyakan keseriusan Presiden Joko Widodo dalam menjalankan ‘revolusi mental’. Menurutnya, pemberedelan KPK tak sesuai dengan ideologi politik yang digagas Jokowi.

“Ada khabar Novel Baswedan dan puluhan pegawai lain dipecat. Jika ini berita benar, Presiden Jokowi telah melanggar revolusi mental, ideologi politik yang dia gagas sendiri,” ujarnya lewat akun Twitter @BennyHarmanID, dikutip Kamis (6/5).


KPK Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Demokrat: Untuk Memberi Pesan

“Selamatkan dan perkuat KPK adalah inti utama dari revolusi mental itu. #RakyatMonitor,” tandasnya.

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan mendengar rumor tidak lolosnya sejumlah pegawai KPK lewat tes alih status sebagai ASN. Novel sendiri diduga termasuk pegawai yang tidak lolos.

Sementara itu, Indonesian Corruption Watch (ICW) menyatakan tes alih status pegawai KPK menjadi ASN merupakan upaya menyingkirkan orang-orang berintegritas.

Denny Siregar: KPK Lembaga Resmi Negara, Novel Baswedan Hanya Jongosnya

Halaman: 
Penulis : Iskandar