logo


Disebut Pepesan Kosong oleh Partai Demokrat, Kubu Moeldoko: Terlalu Prematur

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan AD/ART Partai Demokrat oleh kubu Moeldoko

5 Mei 2021 15:23 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menolak gugatan AD/ART Partai Demokrat oleh kubu Moeldoko. Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, mengatakan bahwa wajar jika gugatan tersebut ditolak.

"Gugatan yang digugurkan PN Jakarta Pusat itu sesungguhnya adalah gugatan yang telah dicabut oleh para penggugat pada tanggal 16 April 2021 lalu. Karena gugatan tersebut telah dicabut penggugat, maka wajar jika kemudian gugatan itu menjadi gugur," kata Rahmad dalam keterangannya, Rabu (5/5).

Rahmad mengatakan gugatan tersebut memang sudah dicabut oleh penggugatnya. Rahmad menyebut ada materi gugatan lainnya yang dimasukkan dalam gugatan.


Gugatan Kubu Moeldoko Gugur, Partai Demokrat: Pepesan Kosong yang Ingin Mengkudeta

"Pencabutan gugatan dilakukan atas permintaan penggugat sendiri karena ada 3 orang penggugat yang menarik gugatannya. Lagi pula pada saat itu ada materi gugatan penting yang belum sempat dimasukkan ke dalam gugatan. Oleh karena itu, gugatan kami terhadap AD ART 2020 jalan terus dan bahkan jumlah penggugatnya sekarang menjadi lebih banyak dan bahkan ada gugatannya yang langsung dilakukan oleh ketua-ketua DPC," ucapnya.

"Gugatan terhadap AD ART 2020 yang sekarang sedang berjalan di PN Jakarta Pusat adalah gugatan Ketua DPC Halmahera Utara ke Kubu AHY. Ketua-ketua DPC lainnya juga sedang antre menggugat AHY ke PN Jakarta Pusat. Yang digugat adalah keabsahan AD/ART 2020 dan keabsahan pemecatan oleh Kubu AHY," jelasnya.

Bertemu PKS, Prabowo: Nostalgia Kita Pernah Berjuang Bersama

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata