logo


Joe Biden Berharap Dapat Gelar Pertemuan dengan Putin Bulan Juni Mendatang

Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa dirinya berharap dapat bertemu dengan Vladimir Putin saat berkunjung ke Eropa pada Juni mendatang

5 Mei 2021 11:05 WIB

Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin
Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin RT.com

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Dalam sebuah wawancara yang digelar pada Selasa (4/5), Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa dirinya berharap dapat menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat dirinya berkunjung ke Eropa pada Juni mendatang.

"Itu adalah harap dan ekspektasi saya. Kita sedang mengupayakannya," kata Biden saat ditanya mengenai rencana pertemuan dengan Vladimir Putin bulan Juni mendatang.

Bulan lalu, Biden dikabarkan sudah berbincang dengan Putin melalui sambungan telepon untuk membahas mengenai pertemuan dan diskusi hubungan bilateral AS-Rusia.


Terjadi Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19, Singapura Perketat Aturan Pembatasan

"Presiden Biden sudah mengindikasikan, di dalam pembicaraannya dengan Presiden Putin, bahwa dirinya yakin bahwa sebuah pertemuan sangat penting untuk dilakukan guna membangun pemahaman yang lebih baik antara dua negara dan kemungkinan membuat hubungan bilateral yang lebih stabil," kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan pada Jumat pekan lalu.

Meski pemerintahan Joe Biden mengatakan bahwa mereka "tidak merencanakan ekskalasi dengn Rusia", namun belakangan ini hubungan bilateral sudah mengalami peningkatan usai Amerika Serikat mengusir 10 diplomat Rusia dan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah lembaga dan individu Rusia yang dianggap mengganggu kepentingan nasional AS, termasuk isu serangan siber dan intervensi Moskow terhadap Pilpres AS 2020 lalu.

Rusia berulang kali membantah tudingan tersebut. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Moskow tidak pernah sekalipun terlibat dalam insiden serangan siber dan terorisme siber terhadap Amerika Serikat.

Sebagai balasan atas keputusan AS menjatuhkan sanksi dan mengusir diplomatnya, Rusia juga mengambil langkah serupa dengan mengusir diplomat AS dan memblacklist sejumlah tokoh pejabat dan mantan pejabat pemerintah AS.

Khawatir dengan Kebijakan Pengusiran Diplomat, Kemenlu Perancis Panggil Dubes Rusia untuk Menghadap

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia