logo


Al-Quran Surat Cinta Tuhan Memanggil Pulang Kekasihnya

Prof Nasaruddin mengatakan bahwa yang dimaksud mudik ke kampung halaman ialah ke surga.

5 Mei 2021 07:33 WIB

Alquran
Alquran Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Nasaruddin Umar mengajak umat muslim mudik ke kampung halaman dengan membaca surat cinta Tuhan yakni Al Quran. Hal tersebut ia sampaikan dalam Webinar Internasional memperingati Nuzulul Qur'an yang digelar Persatuan Guru Nahdatul Ulama (Pergunu) Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (4/5/2021).

"Al-quran ialah surat cinta Tuhan kepada manusia untuk memanggil pulang kekasihnya, surat cinta untuk mengajak kekasihnya mudik ke kampung halamannya," kata Prof Nasaruddin.

Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an itu mengatakan bahwa yang dimaksud mudik ke kampung halaman ialah ke surga.


Mengkaji Kitab Karangan Syekh Nawawi Al Bantani: Jangan Lupakan Jasa Ulama

"Sekarang kita tidak boleh mudik (larangan pemerintah). Mudik saja kita ke kampung halaman spritual kita, yaitu surga," ujarnya.

Ia lantas menceritakan bahwa asal mula manusia diciptakan di surga yakni Adam dan Hawa. Namun karena Adam dan Hawa melakukan pelanggaran, keduanya kemudian diturunkan kebumi. Di bumi mereka menjadi manusia kembali.

"Dengan demikian Al-Qur'an adalah surat cinta yang juga berisi undangan, sekaligus berfungsi sebagai tiket masuk ke kampung halaman kita di sana (surga). Dengan kata lain Al-Qur'an membumi untuk melangitkan," jelasnya.

"Tidak ada artinya kita berbicara tentang pembumian Al-Quran, kalau hasilnya tidak mampu melangitkan manusia," tegasnya.

Tokoh Islam Indonesia kelahiran 23 Juni 1959 Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu mengatakan bahwa jalan untuk melangitkan manusia adalah sadar bahwa dirinya berasal dari Allah Yang Maha Esa.

"Jadi semakin ke atas kita, maka semakin satu kita. Semakin ke bawah kita, maka semakin terpisah-pisah kita," ujar Prof Nasaruddin.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Al-Quran memilk empat kandungan/ lapisan sesuai jumlah kata 'Iqra' yang disampaikan Malaikait Jibril sebanyak empat kali ke Nabi Muhammad SAW. Empat kandungan tersebut yaitu ibarah untuk orang awam, isyarah untuk khwas, lathaif untuk para wali dan terakhir haqaiq untuk para nabi.

"Maka itu Jibril juga empat kali mengulang-ulang Iqra', Iqra Ma ana bi qari, Iqra Ma ana bi qari, Iqra' bismi rabbik, dan Iqra' warabbukal akram," bebernya.

Perhatian, Kunci Berkomunikasi yang Sehat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati