logo


80 Persen Soal ASN Tidak Berkaitan dengan Kebangsaan, Pegawai KPK: Banyak Terkait Radikalisme

Humas BKN Paryono mengatakan bawa pihaknya tidak tahu persis pertanyaan yang ada di tes alih status ASN pegawai KPK

5 Mei 2021 08:00 WIB

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html
sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-tanggapi-pkpu-luluskan-eks-koruptor-maju-pilkada-2020-enggak-ada-yang-lain.html

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu pihak internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan bahwa pertanyaan di tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status aparatur sipil negara (ASN) lebih banyak berkaitan dengan radikalisme ketimbang kebangsaan. Bahkan, ia membenarkan ada pertanyaan terkait doa qunut dan pernikahan.

"Iya, ada pertanyaan kayak gitu," ujar sumber internal dikutip CNNIndonesia.com melalui keterangan tertulis, Selasa (4/5) malam.

"Kemarin nuansanya 70-80 persen soal-soal itu tidak terkait dengan kebangsaan. Lebih banyak terkait dengan radikalisme," imbuhya.


Duga Ada Indikasi Pembabatan SDM KPK, Bambang Widjojanto: Mengerikan, Batas Api Telah Dilanggar

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa TWK di tes ASN berisi tanggapan terhadap ormas terlarang di Indonesia seperti FPI dan HTI. Ada juga pertanyaan terkait hubungan sesama jenis atau LGBT.

"Pertama, kenal Rizieq [Rizieq Shihab] enggak, terus tanggapan tentang pembubaran FPI dan HTI seperti apa. Terus LGBT, aneh juga itu. LGBT dilarang di Indonesia, terus tanggapan saudara seperti apa," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Humas BKN Paryono mengatakan bawa pihaknya tidak tahu persis pertanyaan yang ada di tes alih status ASN pegawa KPK. Pasalnya, BKN menggandeng sejumlah lembaga dalam penyelenggaraan tes tersebut meliputi Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Sehingga saya pun tidak punya akses untuk melihat proses mau pun hasilnya, termasuk misalnya apakah pertanyaan di sana ada, habib Rizieq, atau apa. Saya enggak tahu persis," ujar Paryono saat dikonfirmasi.

Tes ASN Disebut Upaya Menjegal Penyidik KPK, PPP: Ketiadaan Transparansi Beri Prasangka Negatif

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati