logo


Soal Pengusiran Jemaah Solat Bermasker, PBNU: Itu Sombong Namanya, Haram, Dosa Besar!

Sengaja tidak menggunakan masker saat di masjid justru dinilai menantang musibah

5 Mei 2021 06:00 WIB

PBNU
PBNU cnnindonesia.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Baru-baru ini terjadi pengusiran seorang pria yang menggunakan masker saat solat di Masjid Al Amanah, Medan Satria, Kota Bekasi. Pengusiran tersebut dilakukan oleh pengurus masjid dan dua orang pemuda, mereka berdalih tidak sopan menggunakan masker saat menghadap kepada Allah SWT.

Sementara itu, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masdar Farid Mas'udi mengatakan bahwa sengaja tidak menggunakan masker saat di masjid justru menantang musibah. Pasalnya, masker digunakan sebagai pelindung diri dari virus Covid-19.

"Kalau kita sengaja tidak pakai masker itu namanya menantang musibah. Sombong namanya. Sombong atau takabbur itu haram, dosa besar," katanya seperti diansir CNNIndonesia.com, Selasa (4/5/2021).


Bantah Minta Dispensasi Mudik untuk Santri ke Wapres, PBNU: Larangan Mudik Sesuai Prinsip

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Helmy Faishal Zaini yang mengatakan bahwa penggunaan masker tidaklah membatalkan solat. Ia lantas mencontohkan aturan salat menggunakan masker di Masjidil Haram di Kota Mekkah dan Masjid Nabawi di Kota Madinah.

"Penggunaan masker bukanlah sesuatu yang membatalkan salat atau membatalkan peribadatan," kata Helmy.

Helmy menyayangkan tindakan pengusiran jemaah yang solat menggunakan masker. Ia lantas menyinggung soal penggunaan ayat Al Quran yang berbunyi 'wa man dakholahuu kaana aaminaa' yang artinya barang siapa memasuk baitullah atau masjid maka akan dijaga keamanannya.

Ia menyebut ayat tersebut benar, namun jangan sampai disalah artikan dalam penggunaan sehari-hari.

"Ayat ini benar tetapi kita tidak kemudian meletakkannya secara keliru dalam keadaan pandemi,"ucapnya.

BIN Labeli KKB Papua Teroris, PBNU: Penyelesaiannya Pakai Cara Soeharto atau Gus Dur?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati