logo


Duga Ada Indikasi Pembabatan SDM KPK, Bambang Widjojanto: Mengerikan, Batas Api Telah Dilanggar

Bambang Widjojanto menduga bahwa tes ASN merupakan bagian dari strategi menghancurkan KPK

4 Mei 2021 15:56 WIB

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW)
Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) Koran SI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto turut menanggapi kabar sejumlah pegawai KPK yang terancam dicopot karena tidak lolos tes alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menduga ada upaya untuk menghilangkan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut.

"Yang mengerikan, kini, batas api kepantasan telah dilanggar. Jika info di media benar, ada indikasi SDM KPK mulai dihabisi," kata Bambang Widjojanto seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (4/5/2021).

Bambang menilai situasi KPK saat ini sangat berbeda. Ia menyesalkan sejumlah KPK terancam dipecat hanya karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan. Padahal, menurut Bambang, pegawai KPK telah bekerja keras untuk mengusut kasus korupsi d Indonesia.


Tanggapi Pegawai KPK Dipecat karena Tak Lolos ASN, Sekjen: Tunggu Informasi Resmi!

"Justru malah mau disingkirkan semena-mena hanya dengan berbekal hasil tes ala Litsus orde baru," ujarnya.

Ia pun menduga bahwa tes tersebut merupakan bagian dari strategi mengahancurkan KPK. Apalagi saat ini KPK tengah mengusut kasus mega korupsi seeperti suap ekspor benih lobster, kasus korupsi bansos Covid-19 dan kasus suap Wali Kota Tanjung Balai.

"Apakah ini salah satu misi dan sasaran 'penghancuran' KPK?" ucap dia.

"Keseluruhan proses itu ada di periode kepemimpinan Presiden Jokowi. Inikah legacy 'terbaik' yang akan ditinggalkan beliau untuk diingat sepanjang masa? Saya belum terlalu yakin tapi banyak fakta yang tak terbantahkan atas sinyalemen itu," pungkasnya.

Ada Nama Habib Rizieq Shihab di Soal Tes ASN KPK, Pengamat: Janggal dan Mengada-ada

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati