logo


Freddy Numberi: Pendekatan Militer di Papua Tak Tepat

Menurutnya konflik yang terjadi di Papua harus dilihat dengan jernih

4 Mei 2021 15:45 WIB

KKB di Papua
KKB di Papua Tribunnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi menyinggung langkah pemerintah yang menggunakan operasi militer dalam menumpas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Menurutnya konflik yang terjadi di Papua harus dilihat dengan jernih jangan sampai terjadi pelanggaran HAM.

"Kita juga tidak bisa menafikan pelanggaran HAM yang ada di tanah Papua. Jadi, ini harus kita melihat secara jernih, sebagai mantan tentara saya selalu mengatakan kepada saudara-saudar saya adik adik saya di TNI bahwa pengalaman Timor-Timor itu menunjukkan kepada kita bahwa anytime PBB bisa masuk, manakala pelanggaran HAM itu mencapai satu titik tertentu yang diformulasikan sebagai genoside," kata Freddy dalam Konferensi Pers di Senayan, Jakarta, Selasa (4/5/2021).


Kader Demokrat Terkesan Bela KKB Papua, Teddy Gusnaidi Langsung Tantang SBY dan AHY

Akan tetapi, ia berharap, kekahwatiran itu tak terjadi di Papua, namun ia mengingatkan agar dalam konteks operasi militer, TNI berhati-hati.

"Seruan kita tadi kehati-hatian di dalam label apapun. Kenapa, karena TNI itu, militer itu adalah sangat terhormat dalam suatu negara, tidak ada militer berarti negara itu ambruk," papar Mantan Menteri KP di era SBY itu.

Atas dasar itu, Freddy berpendapat yang paling tepat adalah penegakan hukum, bukan operasi militer yang berpotensi melakukan pelanggaran HAM bagi rakyat Papua.

"Jadi, saya melihat bahwa harus penegakan hukum yang dilakukan, TNI membantu Polri supaya terhindar dari pelanggaran HAM. Kalau Polisi tembak mati iti tidak ada pelangggaran HAM, tembak dalam rangka penegakan hukum. Sama saja seperti di Sumatera atau di Sulawesi," pungkasnya.

Label Teroris KKB Papua Bukan Representasi Orang Papua, Denny Siregar: Jangan Mau Dibodohi Veronica Koman!

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar