logo


Heran FPI Dibubarkan Usai Semua Syarat Terpenuhi, Rizieq: Saya Enggak Paham Apa Persoalannya

Rizieq mengatakan selalu memperpanjang masa berlaku Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ke Kemendagri

4 Mei 2021 11:07 WIB

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab mengaku heran dengan pembubaran organisasinya. Ia mengklaim bahwa pihaknya sudah memenuhi semua persyaratan agar FPI terdaftar sebagai organisasi masyarakat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Yang pada akhirnya 30 Desember 2020 FPI dibubarkan. Justru setelah semua syarat terpenuhi. Jadi kami enggak tahu kenapa dibubarkan," kata Rizieq dalam sidang kasus kerumunan Petamburan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Rizieq mengatakan selalu memperpanjang masa berlaku Surat Keterangan Terdaftar (SKT) ke Kemendagri. Ia pun mengaku sudah mendapat surat rekomendasi dari Kemenag.


Kerumunan di Bandara Tak Diproses, Habib Rizieq: Lebih Dahsyat Daripada yang di Petamburan

"Sekarang ada rekomendasi dari Kemenag. Selembar surat dari Kemenag kita ikrar dari FPI setia Pancasila UUD 45 dan NKRI. Itu kami lakukan dan rekomendasi kami dapat," ujarnya.

Usai mendapat rekomendasi dari Kemenag, Rizieq mengatakan bahwa pihaknya mengirim berbagai persyaratan ke Kemendagri. Namun, kata Rizieq, Kemendagri tidak kunjung menerbitkan SKT FPI karena dinilai ada yang kurang.

"Pasal yang kurang dalam Anggaran Dasar itu pasal soal penyelesaian sengketa. Pasal itu dalam Anggaran Dasar belum ada. Adanya di Anggaran Rumah Tangga. Nah Kemendagri minta dimasukkan dalam AD. Sekaligus minta penjelasan soal khilfah," tuturnya.

Setelah itu, Rizieq mengaku mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) FPI pada tahun 2020. Ia menyebut Munaslub tersebut dilakukan untuk menyempurnakan AD/ART FPI. Namun, usai semua syarat terpenuhi Kemendagri tidak kunjung menerbitkan SKT.

"Dan itu jadi keputusan Munaslub. Itu bulan Agustus itu kami berikan semuanya. Tapi tiba-tib asaya enggak paham. Semua persyarakat kita penuhi, tapi Kemendagri ulur-ulur waktu. Saya enggak paham apa persoalannya," pungkasnya.

Hakim Singgung Soal Teroris, Habib Rizieq: FPI Tidak Pernah Punya Masalah dengan Pancasila

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati