logo


KKB Dilabeli Teroris, KSP: Untuk Melindungi Seluruh Masyarakat Papua

KSP meminta masyarakat Papua tidak khawatir.

30 April 2021 13:14 WIB

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah diminta Gubernur Papua, Lukas Enembe, untuk meninjau kembali pelabelan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebagai teroris. Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral meminta masyarakat Papua tidak khawatir.

"Masyarakat Papua tidak perlu khawatir, baik yang ada di Papua maupun yang ada di perantauan. Pemerintah melabelisasi ini justru untuk melindungi seluruh masyarakat Papua yang selama ini merasa terancam oleh kekerasan yang dilakukan kelompok separatis teroris ini yang tentu saja perlu segera diatasi," kata Donny kepada wartawan, Jumat (30/4).

Donny mengatakan bahwa pelabalean teroris tersebut sudah sesuai dengan UU Nomor 5 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris.


Khawatir Label KKB Teroris Jadi Stigma Negatif, Lukas: Pemprov Nyatakan Rakyat Papua Setia NKRI

"Adapun ciri-ciri itu pertama tentu saja ada organisasinya, yang kedua ada motif politik, yang jelas di situ motif politiknya adalah memisahkan diri dari NKRI, separatisme, dan ketiga menggunakan kekerasan untuk menciptakan rasa takut secara luas di masyarakat," kata Donny.

Donny mengatakan bahwa KKB Papua selama ini tidak hanya menyerang aparat penegak hukum tapi juga masyarakat sipil.

"Jadi ini sudah masuk ke dalam ciri-ciri organisasi teror," sebut Donny.

Mahfud Nyatakan KKB sebagai Teroris, Komnas HAM: Semakin Jauh dari Jalan Damai

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata