logo


Jokowi Sebut Ada 18,9 Juta Orang yang Mau Mudik

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara menjadi pengingat untuk tetap waspada.

30 April 2021 11:25 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara menjadi pengingat untuk tetap waspada.

"Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara belakangan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk waspada. Kepada seluruh kepala daerah saya sampaikan jangan pernah lengah, sekecil apapun kasus aktif di satu provinsi, kabupaten, atau kota," kata Jokowi seperti ditulis pada keterangan foto di akun Instagram resminya, Jumat (30/4).

Menjelang Idulfitri, Jokowi meminta kepala daerah untuk tegas meniadakan mudik. Selain itu, masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan.


Pemerintah Diminta Tegas Soal Larangan Mudik Lebaran 2021

"Menjelang perayaan Idulfitri mendatang, saya meminta para kepala daerah untuk terus-menerus menyampaikan kebijakan peniadaan mudik dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan," kata Jokowi.

Sebelum ada larangan mudik, Jokowi menyebut ada 89 juta orang yang akan mudik, tapi setelah ada larangan mudik ada 29 juta orang yang mau mudik.

"Sekadar informasi, sebelum ada larangan mudik, yang mau mudik di negara ini 89 juta orang atau kurang lebih 33 persen dari penduduk kita. Begitu ada larangan mudik, turun menjadi 11 persen. Angkanya masih 29 juta," kata Jokowi.

"Setelah sosialisasi saya, gubernur, bupati, wali kota juga menyampaikan mengenai larangan mudik turun menjadi 7 persen. Tujuh persen ini masih besar, 18,9 juta orang," lanjut Jokowi.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi)

Bertemu Keluarga Kru KRI Nanggala-402, Jokowi Janji Bangunkan Rumah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×