logo


Manajer Kimia Farma Medan Daur Ulang Antigen Bekas, Polisi: Keuntungan Rp 30 Juta per Hari

kegiatan pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas sudah berlangsung sejak Desember 2020

30 April 2021 07:45 WIB

Swab Test Antigen Gratis
Swab Test Antigen Gratis

MEDAN, JITUNEWS.COM - Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penyidikAn tehadap plt Business Manajer Laboratorium Kimia Farma Medan berinisial PM yang juga merangkap Kepala Layanan Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu. Ia menyebut PM meraup keuntungan sebsar Rp 30 juta per hari dari pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas.

Panca mengatakan bahwa pasien yang melakukan tes antigen perhari jumlahnya rata-rata mencapai 250 orang. Namun hanya sekitar 100 orang yang dilaporkan ke Bandara Kualanamu dan Pusat Kantor Laboratorium Kimia Farma.

"Kemudian sisanya sekitar 150 pasien merupakan keuntungan yang didapat PM dari hasil penggunaan antigen bekas. Di mana rata-rata hasil dari keuntungan penggunaan antigen bekas yang diterima PM sekitar Rp30 juta per hari," kata Panca di Mapolda Sumut, Kamis (29/4/2021).


Penutupan Mata Munarman Tuai Kontroversi, Polisi: Itu Standar Penangkapan Teroris

Lebih lanjut, Panca mengatakan bahwa kegiatan pelayanan tes antigen menggunakan alat bekas sudah berlangsung sejak Desember 2020. Ia pun menyebut bahwa sampai saat ini sudah ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kegiatan itu mereka lakukan sejak tanggal 17 Desember 2020 dan diperuntukkan untuk swab di Bandara Kualanamu. Yang menyuruh melakukan pendaur ulangan atau penggunaan antigen adalah PM," tuturnya.

 

Kasus Alat Test Swab Antigen Bekas, Demokrat: Merusak Reputasi Indonesia di Mata Internasional

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati