logo


Desak KPK Lanjutkan Penyelidikan Azis Syamsuddin, LSM Khawatir Insiden Kasus Setnov Terulang

Pengamat politik dari Exposit Strategic Arif Susanto meminta agar proses penyelidikan KPK terhadap Azis Syamsuddin tidak hanya terhenti sampai proses penggeledahan saja

30 April 2021 07:15 WIB

Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin
Wakil Ketua DPR RI Dr. Azis Syamsuddin PKB

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik dari Exposit Strategic Arif Susanto kecewa dengan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Alih-alih membersihkan nama DPR dalam jerat korupsi, Azis justru terlibat ditengah kasus tersebut.

Arif mengatakan bahwa selama ini banyak kasus korupsi yang ditangani KPK melibatkan anggota dewan atau kepala daerah sebagai tersangka. Ia menilai Azis sebagi pimpinan DPR harusnya perupaya menghentikan hal tersebut.

"Mestinya Azis sebagai pimpinan dewan bukan hanya prihatin terhadap fakta ini. Tapi lakukan upaya untuk menghentikan. Gimana supaya jumlah anggota DPR yang masuk radar KPK nggak makin lama makin bertambah," kata Arif dalam diskusi daring, Kamis (29/4/2021).


KPK Bawa 5 Koper dari Ruang Kerja Azis Syamsuddin, Isinya Apa Saja?

Arif kemudian meminta agar proses penyelidikan KPK terhadap Azis Syamsuddin tidak hanya terhenti sampai proses penggeledahan saja. Ia meminta aparat penegak hukum belajar dari kasus mantan ketua DPR Setya Novanto. Ia tidak ingin proses penyelidikan terhenti karena suatu hal.

"Saya pikir preseden Setnov harus jadi preseden terakhir. Dimana elit dapat menghalangi upaya-upaya penegakan hukum, termasuk pemberantasan korupsi," ujarnya.

"Kita bisa berkaca pada kasus Setya Novanto. Sempat tertunda karena harus menunggu Badan Kehormatan Dewan. Saya pikir dalam upaya untuk penegakan hukum itu bukan hanya harus ditindak secara efisien, tapi harus dilakukan dalam jangka yang singkat," tambahnya.

Sebelumnya, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/4/2021). Penggeledahan tersebut dilakukan dengan dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dengan kasus suap Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial dengan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Geledah Kantor-Rumah Azis Syamsuddin, KPK Temukan Bukti Kasus Suap

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati