logo


Rusia Sudah Mengajukan Penawaran untuk Normalisasi Hubungan dengan AS, Tapi Ditolak

Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah mengajukan rencana untuk menormalisasi hubungan dengan Amerika Serikat setelah Joe Biden dilantik, tapi tawaran tersebut ditolak oleh AS

28 April 2021 21:30 WIB

Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin
Joe Biden (kiri) dan Vladimir Putin RT.com

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa pemerintah Rusia sebenarnya sudah mengajukan rencana untuk me-reset hubungan bilateral dengan AS yang sebelumnya sudah memanas usai Joe Biden dilantik menjadi presiden AS pada Januari lalu, namun tawaran tersebut ditolak oleh Gedung Putih.

Sergei Lavrov mengatakan bahwa bahwa hingga kini Rusia masih ingin melakukan normalisasi hubungan dengan AS.

“Jika ini bergantung pada kami, kami ingin kembali ke hubungan normal,” kata Lavrov dalam sebuah wawancara, dikutip RT.com.


Diganggu Kapal Militer Iran, Kapal AS Terpaksa Keluarkan Tembakan Peringatan

Ia menjelaskan bahwa langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menormalisasi hubungan adalah dengan menghentikan pengusiran diplomat Rusia dari Washington begitu juga dengan diplomat AS yang ada di Moskow.

"Kami sudah menawarkan hal ini kepada pemerintahan Joe Biden sesaat setelah ia dilantik," tambah Lavrov.

"Saya juga sempat menyebutnya kepada Menteri Luar Negeri Antony Blinken," lanjutnya.

Menurut Lavrov, ketegangan di dalam hubungan bilateral AS-Rusia sudah dimulai sejak era Presiden Barack Obama, yakni ketika presiden AS tersebut mengambil sejumlah kebijakan yang bermusuhan dengan Rusia sebelum meninggalkan Gedung Putih. Usai terpilihnya Donald Trump, Moskow tetap bersabar dan menunggu pemerintahan baru tersebut untuk mengembalikan kebijakan AS seperti sebelum era Obama, tapi hal itu tidak pernah terwujud.

Kegiatan Latihan Filipina di LCS Diprotes China, Manila: China Tidak Punya Urusan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia