logo


Prihatin dengan Kerumunan Jakmania, Pemprov DKI: Kami Pahami Kesenangan Warga, Tapi...

Riza mengatakan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur

27 April 2021 05:30 WIB

Ahmad Riza Patria.
Ahmad Riza Patria. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta sangat prihatin dengan kerumunan Jakmania di Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Minggu (25/4/2021). Kerumunan tersebut diketahui terjadi karena Jakmania merayakan kemenangan Persija di turnamen Piala Menpora 2021.

"Tentu kami sangat prihatin dan menyesalkan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak lagi terulang di masa-masa berikutnya, sekalipun kita dalam suasa senang, bahagia, bersyukur atas kemenangan," kata Wagub DKI Jakarta, Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/4/2021).

Riza mengatakan bahwa banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur, termasuk salah satunya saling membantu memberi bantuan kepada yang membutuhkan.


Wagub DKI Jakarta Jadi Saksi Sidang Kasus Kerumunan Habib Rizieq

"Tentu rasa syukur harus diikuti sikap yang baik, dengan cara bersyukur kepada tuhan, kemudian bisa juga diikuti dengan memberi bantuan-bantuan. Mengungkapkan rasa syukur dengan memberikan sedekah, amal zariah, dan lain-lain di masa Ramadhan ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Riza mengaku paham betul terkait kebahagiaan Jakmania. Namun ia menyayangkan karena kebahagiaan itu justru menimbulkan kerumunan yang berpotensi menularkan virus corona. Apalagi, kata Riza, banyak pendukung yang tidak menggunakan masker.

"Ketiga, terkait dengan kerumunan tadi malam. Tentu kami memahami, mengerti, kesenangan, kebanggaan dari pada teman-teman, adik-adik, dan warga yang ingin mengungkapkan rada syukur, kesenangan, dan kebanggaannya bahwa Persija bisa juara. Namun demikian, kami menyayangkan kegiatan itu dalam satu kesatuan warga bersama, dalam jumlah yang besar terjadi kerumunan, bahkan tidak sedikit yang tidak menggunakan masker," pungkasnya.

Dear Warga Jakarta, Takbiran Boleh Dilakukan di Masjid, Bukan Berkeliling

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×