logo


Mimpi Indonesia Bebas Polusi, Moeldoko Sebut Masa Depan Itu Baterai

Moeldoko berangkat ke China untuk mempelajari produksi baterai untuk kendaraan listrik

26 April 2021 05:30 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mempunyai mimpi Indonesia yang bersih dari polusi. Untuk menggapai mimpi tersebut, Moeldoko ingin memanfaatkan bahan baku baterai untuk produksi kendaraan listrik. Ia pun menyebut masa depan adalah baterai.

"Angan-angan saya sejak saya menjabat di gubernur Lemhanas pada 2012, saya berpikir bahwa baterai lithium adalah masa depan dan masa depan adalah baterai dan itu sudah saya pikirkan sejak 2012," kata Moeldoko saat deklarasi Periklindo di IIMS Hybrid 2021, Minggu (25/4/2021).

Moeldoko bercerita bahwa langkah pertama yang harus dilakukan untuk mewujudkan mimpinya tersebut yakni dengan berangkat langsung ke China untuk meninjau pabrik baterai listrik. Ia yakin Indonesia juga mampu memproduksi baterai lithium sebbagai bahan bakar kendaraan listrik.


Soal Reshuffle Kabinet, Moeldoko: Yang Tahu Hanya Presiden

"Setelah itu, saya diajak teman saya dari BPPT dan ITB ke Shanghai, untuk lihat baterai listrik. Pada saat saya ke sana, saya melihat pabrik baterai listrik. Saya melihat mobil listrik dan saya merenung, kalau seperti ini saya juga bisa bangun di Indonesia," ungkapnya.

Usai mengirim tim untuk belajar terkait baterai di China, Moeldoko langsung mendirikan perusahaan PT Mobil Anak Bangsa (MAB) pada tahun 2016.

"Melalui perdebatan panjang, teman saya yang dari Tiongkok menyerah dan mau bekerja sama dengan saya. Saya kirim tim berpuluhan kali ke Tiongkok dan begitu juga Tiongkok ke Indonesia sebanyak kurang lebih 30 kali untuk melakukan studi," jelas Moeldoko.

"Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik. Dari hasil kerja sama itu tanpa memikirkan untuk membuat perusahaan saya memberanikan diri untuk membuat bus listrik 2016-2017 yang lalu," sambungnya.

Sebagai informasi, PT MAB saat ini sudah menghasilkan kendaraan bus listrik generasi kelima. Kendaraan tersebut sudah memiliki standar yang lebih baik dari sebelunya. Bus litrik tersebut sudah mampu menjelajah hingga 250 km dalam keadaan baterai penuh. Kecepatannya pun tak perlu diragukan lagi yakni memiliki kemampuan kecepatan maksimal 70km/jam.

Heran Peradaban Indonesia Kian Mundur, Moeldoko: Dikit-dikit Tidak Sesuai dengan Ajaran

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×