logo


Tak Ingin Jakarta Kebobolan Varian Corona India, PDIP: Galakkan Lagi 3M!

PDIP meminta agar penerbangan dari India segera diberhentikan.

23 April 2021 16:15 WIB

India mengalami lonjakan kasus Covid-19 usai menjalani ritual keagamaan Hindu
India mengalami lonjakan kasus Covid-19 usai menjalani ritual keagamaan Hindu ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak turut menanggapi masuknya 135 WNA dari India disaat negara yang bersangkutan mengalami 'tsunami Covid-19'. Ia pun meminta Pemprov DKI kembali menggalakan contact tracing terhadap ratusan WNA tersebut. Pasalnya, Jakarta menjadi gerbang awal masuknya WNA India itu.

"Semua yang terbang dari India harus dikarantina untuk mencegah wabah, dan dilakukan tracing yang benar. Galakkan lagi 3M, dengan pengawasan ketat," kata Gilbert seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (23/4/2021).

Gilber mengaku khawatir apabila Indonesia khusunya Jakarta kebobolan varian corona baru India. Ia menyebut akan sulit untuk kembali bangkit. Oleh karena itu, ia meminta agar penerbangan dari India segera diberhentikan.


Pengetatan Mudik Ada 3 Tahap, Jubir Presiden: Pemerintah Belajar dari Kasus India

"Kalau kita kebobolan, sangat sulit untuk bangkit. RS dan ICU, pemakaman, ekonomi dan lain-lain. Sebaiknya ditempuh cara yang diambil Taiwan, Vietnam yang berhasil mencegah Covid di negaranya yaitu menghentikan penerbangan dari negara asal wabah," ujarnya.

"Indonesia harus tegas menutup penerbangan dari dan ke India, termasuk paspor India untuk sementara waktu," pungkasnya.

 

Belasan WNA India Positif Covid-19, Pemerintah Tegas Hentikan Pemberian Visa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati