logo


Pengetatan Mudik Ada 3 Tahap, Jubir Presiden: Pemerintah Belajar dari Kasus India

Fadjroel menjelaskan bahwa pengetatan mudik dibagi dalam tiga tahap

23 April 2021 14:45 WIB

Fadjroel Rachman
Fadjroel Rachman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa pemerintah belajar dari lonjakan kasus Covid-19 di India. Maka dari itu, pemerintah melakukan pengetatan mudik.

"Kenapa jadi ada lagi prapengetatan, pelarangan, dan pascapengetatan? Pemerintah belajar dari kasus India yang mengalami masa Covid-19 periode kedua," kata Fadjroel dalam video di akun Instagram @fadjroelrachman, Jumat (23/4).

Fadjroel menjelaskan bahwa pengetatan mudik dibagi dalam tiga tahap, yaitu tahap pertama larangan mudik berlaku pada 22 April hingga 5 Mei.


Pengetatan Perjalanan Jelang Lebaran, MPR: Harus Segera Disampaikan kepada Masyarakat

Tahap kedua pelarangan mudik pada tanggal 6-17 Mei dan tahapan pengetatan pada 18-24 Mei.

Pemerintah berharap pengetatan perjalanan ini bisa mencegah terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Bayangkan, dalam satu hari India mengalami kenaikan kasus 295.041 dan kematian sebanyak 2.022, dalam satu hari saja. Jadi, pemerintah belajar dari kasus India sekarang," tuturnya.

Bantah Terpapar Covid-19 di Petamburan, Rizieq: Semua Panitia Maulid Tidak Ada yang Terkena

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×