logo


KRI Nanggala 402 Hilang, Harus Menjadi Evaluasi Bersama tentang Alutsista Indonesia

Dia meminta kepada semua pihak untuk bersabar menunggu berita resmi dari TNI

22 April 2021 15:39 WIB

Kapal KRI Nanggala
Kapal KRI Nanggala Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengajak masyarakat berdoa untuk keselamatan awak KRI Nanggala 402 yang dikabarkan tenggelam di laut utara Bali.

Dia meminta kepada semua pihak untuk bersabar menunggu berita resmi dari TNI, supaya tidak terjadi spekulasi soal kondisi terakhir kapal selam Nanggala 402

“Sebaiknya kita tunggu kabar resmi dari TNI, kasihan para keluarga dari Anggota TNI yang berada di kapal tersebut. Sebaiknya dihindari spekulasi,” ujarnya di Jakarta, (22/4/2021).


Kisruh Indonesia dan China di Kepulauan Natuna, Begini Peta Kekuatan Kedua Negara

Politisi PKS ini juga menyampaikan bahwa musibah yang minimpa KRI Nanggala-402 ini perlu menjadi evaluasi bersama tentang alutsista Indonesia.

“Terkait dengan tenggelamnya KRI Nanggala-402, bukan bermaksud mendahului penyeledikan mengenai belum ditemukannya kapal selam tersebut namun kami di DPR RI khususnya Komisi I, sangat konsen terhadap pembaharuan, peremajaan alutsista pertahanan Indonesia,” kata dia.

”Selain untuk menjaga kedaulatan Indonesia, tujuan lainnya ialah agar tidak lagi terjadi kecelakaan-kecelakaan akibat alutsista Indonesia bermasalah sehingga ketika di operasikan menimbulkan korban jiwa. Terlalu mahal harga nyawa Anggota TNI kita. Apalagi negara berkewajiban melindungi seluruh tumpah darah Indonesia. Jangan mereka menjadi korban akibat kelalaian peremajaan alutsista kita, justru di saat saat latihan," tuturnya.

Pernyataan Sukamta ini, cukup beralasan. Secara resmi Kapal KRI Nanggala-402 menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia sejak tahun 1981.

Kapal selam ini merupakan satu dari dua kapal selam tua buatan industri Howaldt Deutsche Werke (HDW), Kiel, Jerman Barat.

Demi Tingkatkan Efisiensi, Wamenhan Minta Pindad Modernisasi Mesin Produksi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar