logo


Tak Hanya Urus Keluarga, Menko PMK Yakin Perempuan Mampu Berperan Dikancah Ekonomi Digital

Muhadjir mengatakan bahwa peran perempuan sebagai pelaku e-commerce merupakan tantangan agar dapat berkreasi dan berinovasi untuk memunculkan jenis-jenis pekerjaan baru

22 April 2021 13:12 WIB

Menko PMK saat menjadi pembicara kunci Webinar Nasional Bertajuk Perempuan Kompeten Peran Ganda di Era Ekonomi Digital Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (22/4/2021).
Menko PMK saat menjadi pembicara kunci Webinar Nasional Bertajuk Perempuan Kompeten Peran Ganda di Era Ekonomi Digital Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (22/4/2021). Humas Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa perempuan di era digital harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi. Pasalnya saat ini banyak  aktivitas termasuk kegiatan transaksi jual beli mulai bergeser dari cara-cara konvensional ke platform berbasis online.

"Perempuan sebagai pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) harus mampu memanfaatkan teknologi terutama e-commerce. Dengan memanfaatkan e-commerce, mereka dapat mengasah skill digital entrepreneur sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usahanya," ujar Menko PMK saat menjadi pembicara kunci Webinar Nasional Bertajuk Perempuan Kompeten Peran Ganda di Era Ekonomi Digital Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (22/4).

Muhadjir mengatakan bahwa peran perempuan sebagai pelaku e-commerce merupakan tantangan agar dapat berkreasi dan berinovasi untuk memunculkan jenis-jenis pekerjaan baru. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan.


Prediksi 10 Juta Warga Tetap Mudik Meski Ada Pelarangan, Menko PMK: Cukup Heboh dan Semrawut

Meski demikian, Muhadjir berharap perempuan Indonesia tidak puas hanya menjadi pelaku UMKM saja. Lebih dari itu memiliki motivasi menjadi wirausaha atau pengusaha yang lebih tangguh sehingga dapat berperan di kancah yang lebih luas di bidang ekonomi digital.

"Banyak kajian menunjukkan bahwa perempuan telah menjadi solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi oleh negara, baik Indonesia, maupun di negara-negara di berbagai belahan dunia. Pembangunan ekonomi yang melibatkan perempuan dapat tumbuh lebih cepat dan lebih produktif," ungkapnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menyatakan bahwa prestasi perempuan itu perlu dihargai dan perlu ditingkatkan. Diantaranya, dengan memberikan akses secara berkelanjutan serta edukasi dan sosialisasi literasi digital kepada perempuan.

"Selain itu, kemudahan perempuan untuk mendapatkan modal berusaha juga akan membuat perempuan semangat untuk berusaha di bidang digital. Saya yakin perempuan bukan hanya mampu mengurus keluarga, tetapi juga bisa berkontribusi bagi perekonomian," pungkasnya.

 

Kominfo Kembangkan Program Penguatan Keterampilan Digital untuk Perempuan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati