logo


TNI Luruskan Kabar 'Kapal KRI Nanggala-402 Sudah Ditemukan'

TNI menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan KRI Nanggala-402 ditemukan tidak bisa dijadikan dasar

22 April 2021 09:57 WIB

KRI Nanggala
KRI Nanggala istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - TNI menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan KRI Nanggala-402 ditemukan tidak bisa dijadikan dasar. Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyebutkan sejumlah berita terkait penemuan lokasi hilangnya KRI Nanggala-402. Salah satunya, laporan yang menyebutkan telah terdeteksi pergerakan di bawah air. Hal itu dideteksi oleh KRI Raden Eddy Martadinata (KRI) Raden Eddy Martadinata (331).

"Selanjutnya dari temuan tersebut juga ada laporan di samping temuan minyak KRI REM 331 melaporkan telah terdeteksi pergerakan di bawah air dengan kecepatan 2,5 knot kontak tersebut kemudian hilang sehingga masih tidak cukup untuk mengidentifikasi kontak dimaksud sebagai kapal selam," kata Achmad Riad dalam jumpa pers, Kamis (22/4).

Achmad Riad mengatakan bahwa kabar tersbeut tidak bisa dijadikan rujukan. Ia mengatakan bahwa berita yang menyebutkan KRI Nanggala-402 ditemukan tidak benar.


Tanggap Darurat Bencana NTT, Kementerian PUPR dan TNI AD Selesaikan Pemasangan Jembatan Bailey Waiburak 2 di Adonara

"Jadi saya tegaskan kembali berbagai berita yang disampaikan sudah ditemukan 21 jam itu sebenarnya belum bisa digunakan sebagai dasar. Oleh karena itu saya berharap kepada rekan-rekan media untuk tidak membuat analisa, tidak memberitakan yang mungkin belum dipastikan kebenarannya sehingga memberikan ketenangan kepada masyarakat khususnya informasi ini," tegasnya.

KRI Nanggala-402 meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB pada Rabu (21/4). Setelah KRI Nanggala-402 hilang kontak dan tengah dilakukan pencarian hingga saat ini.

"KRI Rigel, Kapal khusus dari Singapura, sekarang tambah kapal Markas Bapak KSAL On Board, KRI Dr Soeharso," ujar Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kepada wartawan.

Dalam kapal tersebut ada 53 orang. Diagendakan, kapal tersebut seharusnya melakukan latikan penembakan torpedo.

TNI AL Cari Kapal Selam KRI Naggala yang Hilang Kontak di Perairan Bali

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata