logo


Putin Peringatkan Negara Barat Tak Macam-macam dengan Kepentingan Nasional Rusia

Vladimir Putin mengatakan bahwa selama ini negara-negara barat lah yang ingin mengganggu kepentingan nasional Rusia

21 April 2021 20:30 WIB

Vladimir Putin
Vladimir Putin istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa pihaknya akan terus mencari cara untuk melindungi kepentingan nasionalnya jika negara-negara lain menolak untuk menggelar dialog.

"Aksi yang tidak bersahabat terhadap Rusia tidak dihentikan," kata Putin dalam pidatonya di hadapan parlemen Rusia pada Rabu (21/4), dikutip Sputniknews.

"Pada keadaan ini, kita akan terus bersikap dengan sangat menahan diri, bahkan bisa dikatakan dengan rendah hati, sering kali kita tidak mendapat tanggapan, tidak hanya tindakan yang tidak ramah tetapi juga kekasaran yang mencolok," tambahnya.


Ikuti Jejak Enam Tim Inggris, Atletico Madrid Batal Ikut Liga Super Eropa

"Di beberapa negara, kebiasaan buruk telah mengakar - untuk menyalahkan Rusia dengan dalih apa pun...kita tidak ingin memutus hubungan diplomatik, dan masih ingin memiliki hubungan baik dengan semua anggota komunitas internasional. Tapi, jika seseorang mengartikan niatan baik kita sebagai kelemahan kita, dan bersiap untuk memutus atau bahkan meledakkan jembatan (diplomatik), respons Rusia akan menjadi sangat tidak simetris, cepat dan keras," tegasnya.

Ia berharap tidak ada satu pun pihak yang mengganggu kepentingan nasional Rusia, atau akan mendapatkan konsekuensi yang nantinya akan mereka sesali.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengungkap rencana pembunuhan presiden Belarus Alexander Lukashenko dan anggota keluarganya.

Rencana pembunuhan Lukshenko tersebut berhasil dideteksi oleh pasukan keamanan Rusia dan Belarus, dimana Rusia menangkap dan menahan dua anggota oposisi Belarus di Moskow, dan sejumlah tokoh yang menentang pemerintahan Lukashenko yang diyakini mendapat dukungan dari intelijen Amerika Serikat.

"Seseorang dapat mengevaluasi [mantan] Presiden Ukraina [Viktor] Yanukovych atau [Presiden Nicolas] Maduro dari Venezuela sesuka hati ... Seseorang dapat memiliki sudut pandang apa pun mengenai kebijakan Presiden Belarusia Alexander Grigoryevich Lukashenko. Tetapi praktik pengorganisasian kudeta dan upaya untuk mengatur pembunuhan kepala negara ini sudah sangat keterlaluan. Semua batas telah dilanggar, "kata Putin.

Rusia Minta Ukraina dan NATO Tak Lakukan Tindakan yang Bikin Konflik Perbatasan Semakin Meningkat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia