logo


Imbau Masyarakat Tak Mudik, Doni Monardo: Sama Halnya Membunuh Orang Tua

Tak semua kampung halaman punya fasilitas kesehatan yang memadai.

21 April 2021 09:33 WIB

Doni Monardo
Doni Monardo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo menekankan pemudik belum tentu bebas Covid-19 meski membawa surat hasil tes negatif. Menurutnya, risiko penularan virus sangat tinggi ketika berada di jalan.

Oleh karena itu, Doni meminta masyarakat untuk mengurungkan niatnya untuk mudik pada tahun ini.

"Tidak menjamin seseorang yang sudah membawa dokumen negatif Covid-19 akan selamanya negatif. Kita sudah buktikan, mereka yang berada di dalam perjalanan itu punya risiko yang sangat tinggi," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Pemerintah Provinsi Aceh di Kota Banda Aceh, Selasa (20/4), seperti dalam rilis di situs resmi BNPB.


Pandemi Sebenarnya Bisa Dikendalikan dalam Hitungan Bulan

"Mereka sudah negatif Covid-19, merasa nyaman, tetapi tanpa sadar mereka menyentuh bagian tertentu dari permukaan benda-benda yang mungkin sudah terkena droplet dari seseorang yang positif Covid-19," jelas Doni.

Doni menjelaskan, seorang pemudik terpapar Covid-19 dalam perjalanan dan tiba di rumah, maka keluarganya kemungkinan besar akan tertular. Sebab, tak semua kampung halaman punya fasilitas kesehatan yang memadai.

Menurut Doni, seorang pemudik secara tak langsung telah membunuh anggota keluarga, termasuk orang tua.

"Di kampung belum tentu tersedia rumah sakit, belum tentu tersedia dokter, belum tentu tersedia fasilitas kesehatan yang baik," terang Doni.

"Apa artinya? Yang bersangkutan (pemudik) sama halnya secara tidak langsung telah membunuh orang tuanya," tambahnya.

Dear Warga Jakarta, Takbiran Boleh Dilakukan di Masjid, Bukan Berkeliling

Halaman: 
Penulis : Iskandar