logo


Dear Warga Jakarta, Takbiran Boleh Dilakukan di Masjid, Bukan Berkeliling

Pemprov DKI hingga saat ini masih berupaya menekan angka kasus Covid-19.

21 April 2021 06:30 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kegiatan takbiran keliling di DKI Jakarta dilarang karena pandemi Covid-19 belum juga reda. Meski begitu, takbiran di masjid atau musala boleh dilakukan.

"Ya takbir itu boleh dilakukan di masjid. Bukan berkeliling," ujar Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria kepada wartawan, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (20/4/2).

Riza menuturkan, pihaknya akan segera mengumumkan aturan terkait takbiran jelang lebaran 2021. Menurutnya, Pemprov DKI hingga saat ini masih berupaya menekan angka kasus Covid-19.


PDIP: Pemerintah Harus Tetap Waspadai Adanya Potensi Mudik Dini

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga melarang kegiatan takbiran keliling dengan alasan kerumunan. Takbiran keliling, ujar dia, berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

"Malam takbir Idul Fitri nanti, kita tahu bahwa takbiran ini jika dilakukan secara, yang sudah dari beberapa daerah, dengan cara berkeliling ini akan berpotensi menimbulkan kerumunan-kerumunan, dan ini artinya membuka peluang untuk penularan virus Covid-19,” kata Yaqut dalam jumpa pers virtual, Senin (19/4).

“Oleh karena itu kami juga memberikan pembatasan terhadap kegiatan takbir ini, takbir keliling kita tidak perkenankan," lanjutnya.

Yaqut menekankan bukan berarti takbiran dilarang. Dia menjelaskan, takbiran boleh dilakukan di dalam masjid atau musala dengan kapasitas maksimal 50 persen.

"Silakan takbir dilakukan di dalam masjid atau mushola, supaya sekali lagi, menjaga kita semua, kesehatan kita semua dari penularan COVID-19. Itupun tetap dengan pembatasan 50% dari kapasitas masjid atau musala," terang dia.

Pandemi Sebenarnya Bisa Dikendalikan dalam Hitungan Bulan

Halaman: 
Penulis : Iskandar