logo


KH Hasyim Asyari Tak Masuk Kamus Sejarah Indonesia, Haikal Hassan Minta Nadiem Makarim Mundur dari Mendikbud

Selain mundur, Nadiem bisa meminta maaf dan menarik bukunya terlebih dahulu.

21 April 2021 05:00 WIB

Ustadz Haikal Hasan
Ustadz Haikal Hasan youtube.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim diminta bertanggung jawab atas hilangnya sosok pendiri NU, KH. Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia terbitan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.

Sekjen HRS Center Haikal Hassan Baras merupakan salah satu orang yang meminta pertanggungjawaban dari Nadien. Menurutnya, mantan bos Gojek itu bisa melakukan beberapa hal untuk menebus kesalahannya.

“Tanggung jawab dengan cara: Minta maaf; Tarik bukunya; Mundur segera @nadiemmakarim,” cuitnya lewat akun Twitter @haikal_hassan, dikutip Rabu (21/4).


KH Hasyim Asy'ari Hilang dari Kamus Sejarah, HNW: Segera Ditarik dan Direvisi

Sebelumnya, DKN Garda Bangsa menilai Nadiem Makarim harus bertanggungjawab terhadap munculnya buku Kamus Sejarah Indonesia di tengah masyarakat. Tidak tercantumnya KH. Hasyim Asyari dalam kamus tersebut dianggap mencederai Nahdliyin.

"Sulit diterima akal sehat sekelas KH. Hasyim Asyari pendiri NU merupakan pahlawan nasional justru tidak muncul. Sedangkan, tokoh komunis dan pengusung paham radikalisme justru muncul di kamus sejarah RI kemendikbud," ujar Ketua DKN Garda Bangsa Bidang Riset dan Pendidikan, Lukman Hakim kepada wartawan, Selasa (20/4).

Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Saya Khawatir Kemendikbud Kesusupan Aliran Anti Pancasila

Halaman: 
Penulis : Iskandar