logo


Soal Praktik Salat Tarawih Kilat, Ini Kata Kemenag

Kemenag meminta salat tarawih yang dilakukan secara kilat diperbaiki.

20 April 2021 13:26 WIB

Salat Jamaah dengan Jarak 1 Meter di Masa Pandemi Corona
Salat Jamaah dengan Jarak 1 Meter di Masa Pandemi Corona istemewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau adanya perbaikan terkait praktik gerakan salat tarawih berjemaah yang dilakukan secara kilat. Hal itu merespons salat tarawih super cepat di sejumlah wilayah Indonesia yang viral di media sosial.

"Apabila ada praktik ibadah seperti salat tarawih berjemaah dengan sangat cepat yang sempat menjadi viral sebaiknya diperbaiki," kata Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama M Fuad Nasar, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (20/4).

Ibadah salat tarawih, menurut Fuad, bukan sekadar formalitas dalam rangka mengisi bulan Ramadan. Umat Islam semestinya juga memperhatikan substansi dan kualitas ibadah.


Kemenag Persiapkan Ibadah Haji 2021, Ini Kriteria Jemaah yang Akan Diberangkatkan

Fuad menambahkan, ibadah salat apapun harus diresapi, baik makna bacaan maupun makna gerakan salatnya.

"Melalui prosesi ibadah ramadan mari kenalkan Islam secara baik kepada masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Fuad mengimbau umat Islam agar melaksanakan salat tarawih dengan tertib dan khusyuk.

Jemaah memang dianjurkan mempersingkat waktu ibadah untuk mencegah penularan Covid-19. Namun, bukan berarti boleh melanggar segala kaidah dan kafiat salat.

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan, Sidang Dibagi Tiga Tahap

Halaman: 
Penulis : Iskandar