logo


AS Dukung Tindakan Republik Ceko Usir 18 Diplomat Rusia

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya mendukung keputusan pemerintah Republik Ceko yang mengusir keluar belasan diplomat Rusia yang disinyalir terlibat aksi spionase

19 April 2021 17:30 WIB

Juru bicara Kemenlu AS Ned Price
Juru bicara Kemenlu AS Ned Price istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat telah menyatakan dukungan kepada Republik Ceko yang mengusir 18 diplomat Rusia untuk merespon tindakan "subversif" yang dilakukan oleh Moskow.

Hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price pada hari Minggu (18/4), dilansir dari Sputniknews.

Pada Sabtu (17/4), Menlu Ceko Jan Hamacek mengumumkan bahwa pihaknya memberikan waktu selama 48 jam bagi 18 diplomat Rusia yang dianggap telah melakukan tindakan spionase.


Jelang Olimpiade Tokyo, Dua Wilayah di Jepang Kembali Lockdown

Perdana Menteri Ceko, Andrej Babis, menjelaskan bahwa langkah tersebut dipicu oleh "kecurigaan yang masuk akal" bahwa perwira intelijen militer Rusia ikut terlibat dalam insiden ledakan Oktober 2014 di sebuah gudang amunisi di kota Vrbetice.

Tentu saja tindakan tersebut mendapat balasan dari Rusia. Kementerian Luar Negeri Rusia pada Minggu (18/4) juga memberikan tenggat waktu bagi diploamat Ceko untuk meninggalkan wilayah Rusia paling lambat pada Senin (19/4).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut langkah Praha "benar-benar aneh".

"Pemerintah Ceko telah menunjukkan kurangnya garis politik independen dalam urusan luar negerinya dan saat menjalin hubungan bilateral dengan negara kami," katanya.

Trump Kecam Rencana Joe Biden Tarik Pasukan AS Keluar dari Afghanistan pada 11 September

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia