logo


Ingatkan Anies Soal Diskotek, PDIP: Jangan Sampai Dibuat Malu oleh Pak Ganjar

PDIP sebut warga DKI mulai kehilangan kepercayaan kepada pimpinannya, sehingga mereka melaporkan aduan terkait permasalahan ibu kota justru ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

19 April 2021 04:30 WIB

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Ima Mahdiah mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak dibuat malu oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal tersebut ia sampaikan menanggapi warga DKI Jakarta yang mengadu soal diskotek yang dibuka selama pendemi kepada Ganjar.

Awalnya, seorang netizen yang bernama Tika bertanya kepada Ganjar dalam live IG perbincangan Ganjar dan Stafsus Presiden Jokow, Fadjroel Rachman. Ia membandingkan diskotek yang masih dibuka selama pandemi, namun mudik justru dilarang oleh pemerintah. Menanggapi aduan Tika, Ganjar melontarkan guyonan akan menurunkan timnya untuk mengecek operasional diskotek yang ada di Ibu Kota.

"Kalau saya baca sih pak Ganjar guyon ya karena salah satu penanya, Mbak Tika adalah warga DKI yang kebetulan kerja di diskotek. Tapi dalam hal ini pak Anies juga harus pastikan bahwa benar-benar tidak ada diskotek yang dibuka, jangan cuman dengar laporan 'Asal Bapak Senang'. Mbak Tika yang bertanya dan memberi info ke pak Ganjar kan eks karyawan diskotek dan pasti lebih tahu kondisi di Lapangan," kata Ima seperti dilansir detikcom, Minggu (18/4/2021).


Ganjar 'Colek' Anies Baswedan, Golkar: Ini Sih Persaingan Capres 2024 Kayaknya

Ima menilai warga DKI mulai kehilangan kepercayaan kepada pimpinannya, sehingga mereka melaporkan aduan terkait permasalahan ibu kota justru ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ia pun mengingatkan Anies agar bertindak secara cepat sehingga Ganjar tidak benar-benar mengirim timnya untuk mengecek operasional diskotek ke DKI Jakarta.

"Jangan sampai pak Ganjar kirim tim beneran ke Jakarta, kan malu nanti masa ngurus masalah di Jakarta harus impor tim dari Jawa Tengah," tegasnya.

Lebih lanjut, ia meyakini ada banyak diskotek di ibu kota yang dibuka secara diam-diam secara pandami. Oleh karena itu, ia meminta agar Pemprov DKI bertindak tegas terhadap diskotek yang masih dibuka tersebut.

"Modusnya dengan pura-pura tutup tapi sebetulnya di dalam itu buka. Contohnya yang kasus di cafe di Cengkareng yang sampai ada korban penembakan dan akhirnya publik baru tahu kalau itu mereka buka sampai pukul 3 pagi," ujarnya.

"Satpol PP jangan sampai kecolongan lagi. Dan saya lihat sih sepertinya ini memang ada oknum-oknum yang bekerjasama dengan distotek yang masih nekat dan beroperasi di saat pelarangan seperti ini," pungkasnya.

 

Ganjar 'Colek' Anies Baswedan, Hendri Satrio: Mengartikannya Sebagai Manuver Capres

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati