logo


Jubir Prabowo Sindir HRS Bukan Ulama, Ferdinand: Berani Bersuara yang Benar Itu Ibadah

Ferdinand juga menyinggung tukang caci maki dan provokasi, yang mengarah pada sosok Rizieq.

18 April 2021 04:00 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menaruh hormat terhadap juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak atas pernyataannya mengenai Habib Rizieq Shihab (HRS).

Sebelumnya, Dahnil menanggapi komentar netizen di unggahan Facebook miliknya. Terlihat dalam tangkapan layar yang beredar, politisi Partai Gerindra itu menyindir HRS bukan seorang ulama.

Ferdinand menilai apa yang disampaikan Dahnil itu benar adanya. Menurutnya, bersuara tentang kebenaran itu bagian dari ibadah, seperti yang dilakukan Dahnil.


Ferdinand Hutahaean: Peluang Tengku Zulkarnain Masuk Surga Lebih Kecil Ketimbang Ronaldinho & Ronaldo

Eks politisi Partai Demokrat itu juga menyinggung tukang caci maki dan provokasi, yang mengarah pada sosok Rizieq.

“Bang @Dahnilanzar serius ini komentar abang? Maaf saya nemu di temlen. Kalau ini betul, saya hormat dengan pernyataan ini, berani bersuara yang benar itu adalah ibadah. Sedangkan berani mencaci memprovokasi itu adalah jahat dan dosa,” katanya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Minggu (18/4).

Diketahui, sejumlah tangkapan layar yang memuat pernyataan Dahnil terkait HRS tercecer di jagat maya.

“Tidak ada warga Muhammadiyah yang berimam ke HRS. Dakwah dia tak bersesuaian dengan Muhammadiyah. Jadi, koreksi kemuhammadiyahanmu kalo begitu,” ujar Dahnil kepada Sugeng

“Ulama yang menyerukan kebenaran banyak sekali. Bukan ulama yang memaki orang sana sini, menuduh sana sini, provokasi, dll. Itu bukan ulama,” tegas Dahnil kepada Dhama Yanie.

Pancasila Jadi Darah Daging, Haikal Hassan: Paling Pas buat Keragaman NKRI

Halaman: 
Penulis : Iskandar