logo


Dapat Sanksi dari Rusia, Mantan Penasihat Keamanan AS Justru Merasa Bangga

John Bolton, mantan penasihat keamanan AS, mengaku sangat bangga menerima sanksi dari Rusia.

17 April 2021 11:00 WIB

John Bolton (kanan) dan Donald Trump (kiri)
John Bolton (kanan) dan Donald Trump (kiri) Tempo.co

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Mantan penasihat keamanan nasional AS John Bolton pada Jumat (16/4) mengaku sangat bangga usai pemerintah Rusia memasukkan namanya ke dalam daftar penerima sanksi sehingga dirinya tidak diijinkan untuk masuk ke wilayah Rusia.

"Saya sudah dimasukkan ke dalam daftar hitam individu yang dilarang masuk ke Rusia sebagai sanksi balasan (terhadap AS)," kata John Bolton dalam postingan Twitternya.

"Rusia berhak menerima kecaman keras atas tindakannya merusak jalan hidup kami. Saya bangga dianggap sebagai suara kepentingan (nasional) Amerika," tambahnya.


Ketegangan Washington-Moskow Meningkat, Giliran Dubes dan Diplomat AS yang Diusir Keluar dari Rusia

Sebagaimana diketahui, Rusia telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah diplomat dan pejabat AS. Sanksi yang berupa pemblokiran visa dan pengusiran diplomat AS tersebut merupakan tindakan balasan usai AS menjatuhkan sanksi serupa terhadap sejumlah individu Rusia yang dianggap terlibat dalam serangan siber dan intervensi pilpres AS.

Tudingan AS tersebut sudah berulang kali dibantah oleh pemerintah Rusia, dan menyebutnya sebagai tuduhan yang tidak berdasar yang hanya akan memperburuk hubungan bilateral kedua negara.

 

Olimpiade Tokyo Tak Akan Ditunda Meski Ditentang oleh Pakar Kesehatan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia